Dampak wabah Covid 19

Lion Berlakukan Pembatasan Fisik di Dalam Pesawat

Lion Air Group akan memberlakukan pembatasan fisik di pesawat, dalam penerbangan khusus pebisnis yang akan dimulai pada 3 Mei 2020.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Lion Air Group
Formasi duduk penumpang penerbangan Lion Air di masa pandemi Covid-19, dalam pesawat Boeing 737 dan Airbus 320. 

"Lion Air Group telah mengatur sistem pada fasilitas penempatan ketika setiap penumpang melakukan pelaporan (check-in) di bandara keberangkatan," kata Danang.

Dia menerangkan pula, untuk alasan keselamatan dan keseimbangan pesawat saat lepas landas dan mendarat, penumpang dapat dipindahkan sesuai instruksi petugas darat atau awak kabin.

Pintu dan jendela darurat

Ada pula beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam sistem pengaturan tempat duduk ini. Salah satunya kursi di baris pintu dan jendela darurat (emergency exit door and window) harus terisi, sesuai ketentuan keselamatan penerbangan.

Penumpang yang duduk di sana harus memiliki kriteria pria dewasa minimal berusia 18 tahun.

Selain itu diutamakan untuk penumpang yang tidak bepergian bersama keluarga, memenuhi ketentuan fisik kondisi sehat jasmani dan rohani, orang berprofesi militer atau polisi, awak pesawat yang tidak bertugas (crew member) dan memahami instruksi dari awak kabin dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Sebenarnya kriteria itu sama dengan yang tercantum di protokol standar keselematan penerbangan.

"Untuk penumpang yang membutuhkan penanganan khusus tetap harus mengikuti arahan dan instruksi awak kabin," ujar Danang.

Barang bawaan kabin penumpang harus diletakkan di tempat penyimpanan bagasi di atas tempat duduk, atau di kolong kursi di depan penumpang. Tujuannya agar tidak menghalangi pergerakan penumpang dalam keadaan darurat.

Ruang tunggu dan bus

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved