Lewat Jalan Tol Simpang Susun Balaraja Timur Tak Lagi Gratis Mulai 17 April 2020

Melintasi jalan Tol Simpang Susun Balaraja Timur tak gratis lagi mulai 17 April 2020. Tarifnya mulai dari Rp 41.000 sampai ke gerbang tol Merak.

Lewat Jalan Tol Simpang Susun Balaraja Timur Tak Lagi Gratis Mulai 17 April 2020
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pengendara mobil mengambil karcis di gerbang tol. 

WARTA KOTA TRAVEL, TANGERANG - Saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selesai, dan masyarakat boleh bepergian lagi, Anda bisa berjalan-jalan ke Anyer melewati Tol Simpang Susun Balaraja Timur, Tangerang.

Ruas jalan tol baru ini, yang merupakan bagian dari Jalan Tol Tangerang-Merak, sudah dapat digunakan oleh masyarakat sejak tanggal 1 April 2020 yang lalu.

Menurut Rawiah Hijjah, selaku Kepala Departemen Manajemen Humas & CSR Astra Tol Tangerang-Merak, Simpang Susun Balaraja Timur ini diharapkan semakin mempermudah masyarakat saat bepergian ke wilayah barat Pulau Jawa, atau bahkan menuju Pulau Sumatera, serta sebaliknya.

Tarif

"Tarif untuk asal dan tujuan perjalanan Simpang Susun Balaraja Timur, akan mulai diimplementasikan pada tanggal 17 April 2020 pukul 00.00 WIB," ujar Rawiah dalam keterangannya kepada Warta Kota, Selasa (14/4/2020).

Besaran tarif mengacu kepada Keputusan Menteri PUPR Nomor 315/KPTS/M/2020 tanggal 2 April 2020, tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor dan Besaran Tarif Tol Simpang Susun Balaraja Timur.

Keputusan Menteri tersebut hanya mengatur tarif untuk kendaraan dari dan menuju arah Merak melalui Simpang Susun Balaraja Timur, yang sebelumnya tidak ada.

Sedangkan besaran tarif dari dan menuju arah Jakarta tidak mengalami perubahan.

"Sebagai gambaran, dari Simpang Susun Balaraja Timur sampai Merak untuk Golongan I diberlakukan tarif sebesar Rp 41.000. Golongan II dan III Rp 64.500, serta Golongan IV dan V Rp 83.500," kata Rawiah.

Menurut Rawiah, sejak beroperasi pada 1 April 2020, rata-rata jumlah kendaraan yang melintasi Simpang Susun Balaraja Timur dalam sehari tercatat sebanyak 14.000 kendaraan.

Kebanyakan adalah kendaraan golongan 1 atau pribadi. (Andika Panduwinata)

Pembatasan Sosial Akan Berlanjut di Sektor Transportasi Pasca Pandemi Covid-19?

Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdanakusuma Tetap Beroperasi Selama PSBB di Jakarta

Tak Ada KA Bandara Soekarno Hatta dan Kualanamu Medan Sampai 31 Mei 2020

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved