Pascacovid 19

Disparekraf DKI Jakarta Masih Menyusun Protokol Kegiatan Baru di Industri Pariwisata

Disparekraf DKI Jakarta sedang menyusun protokol baru, menjelang pembukaan kembali industri pariwisata pada awal Juni 2020.

Disparekraf DKI Jakarta Masih Menyusun Protokol Kegiatan Baru di Industri Pariwisata
Warta Kota/Janlika Putri
Seorang petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung di pintu masuk Mal Plaza Indonesia. Pemeriksaan suhu tubuh dan penggunaan masker menjadi wajib dilakukan pelaku usaha wisata. 

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta sedang menyusun protokol baru, untuk aktivitas di tempat wisata di provinsi ini.

Hal ini diuangkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, saat dihubungi Warta Kota Travel pada Senin (25/5/2020).

Cucu Ahmad Kurnia, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, di kantornya pada Selasa (5/5/2020)
Cucu Ahmad Kurnia, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, di kantornya pada Selasa (5/5/2020) (Warta Kota/Janlika Putri)

"Kami sedang susun, bersama semua asosiasi terkait dari industri pariwisata itu. Selanjutnya akan kami ajukan ke tim Gugus Tugas Covid-19 yang ada di Jakarta untuk di-approved," ujar Cucu.

Protokol itu memang sangat diperlukan oleh industri pariwisata, agar mereka bisa beroperasi lagi begitu Pemerintah mencabut aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Saat ini Pemerintah Republik Indonesia (RI) sudah berancang-ancang mengakhiri PSBB, pada akhir bulan Mei ini.

Sebagaimana termaktub dalam lampiran Surat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor S-336/MBU/05/2020, Pemerintah Pusat mengatur 5 tahap pemulihan kegiatan masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini.

Mal buka

Fase pertama dimulai pada Senin (25/5/2020) dengan mulai dibukanya kantor-kantor, namun dengan pembatasan jumlah karyawan.

Sementara mal, toko retail, restoran, dan hotel boleh beroperasi lagi pada 1 Juni 2020. Hanya saja, ada protokol kesehatan yang ketat, seperti pembatasan pengunjung.

Kemudian pada tanggal 8 Juni 2020 tempat wisata boleh beroperasi, juga dengan ketentuan protokol kesehatan yang ketat.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved