Pascacovid 19

Bakusapa, Forum Pelaku Usaha MICE untuk Bangkit dari KO

Pelaku sektor MICE mulai menggeliat setelah KO digebuk pandemi virus corona. Target pasar adalah kementerian dan lembaga negara.

Editor: AC Pinkan Ulaan
kemenparekraf.go.id
Bakusapa Industri MICE Indonesia, sebuah forum daring yang mempertemukan penjual dan pembeli sektor MICE. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Pandemi Covid-19 benar-benar menggebuk industri pariwisata di dunia, sampai babak belur.

Bahkan untuk sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions) benar-benar KO terkena jotosan virus corona.

Namun, ibarat pentinju, kalah di satu pertandingan bukan berarti kariernya tamat. Itu pula yang diharapkan dari industri MICE ini.

Maka Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (kemenparekraf) berharap, kegiatan bisnis forum virtual “Bakusapa Industri MICE Indonesia” mampu membangkitkan kembali industri pariwisata di Indonesia, terutama di sektor MICE.

Sebagaimana tertulis di siaran pers Kemenparekraf, Bakusapa adalah salah satu wujud kerja sama bisnis forum, antara Indonesia Profesional Organizer Society (IPOS) dan Kemenparekraf cq Direktorat Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (MICE).

Tujuan kerja sama ini ialah mengerakkan industri Pariwisata MICE, untuk tetap berkarya dengan keterbatasan Covid-19, melalui media daring.

Destinasi prioritas

Dalam kegiatan digital ini mempertemukan para penjual (sellers) dari hotel, venue dan resort yang tersebar di seluruh destinasi, dan pembeli (buyers) dari lingkungan kementerian dan lembaga negara, sebagai daya ungkit untuk menggerakkan pasar domestik lebih dulu.

Kegiatan Bakusapa diikuti oleh 90 hotel yang tersebar di seluruh Indonesia.

Seri pertama forum B to B ini, yang digelar pada 20-23 Juli 2020, memperkenalkan 8 Destinasi Prioritas, yakni Banyuwangi, Bali, Borobudur, Danau Toba, Kep. Riau, Labuan Bajo, Likupang, dan Mandalika.

Serta 8 Destinasi MICE (Jakarta, Bandung, Surabaya, Medang, Makasar, Yogyakarta, Semarang, dan Palembang).

Virtual marketing Kegiatan Bakusapa Seri-1 terbagi dalam 3 batch, yang didahului dengan sosialisasi dan pelatihan presentasi bisnis oleh Pemandu, yang diikuti oleh seluruh peserta sellers dan buyers.

Kementerian dan lembaga negara

Sedangkan Seri 2 dilaksanakan pada 27-30 Juli 2020, dengan mengundang buyers dari Kementerian/Lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Pada kesempatan ini para sellers, yang terdiri dari 87 hotel dan resor, selain mempresentasikan produk masing-masing, juga memberikan voucher menginap 1 malam sebagai hadiah.

Seri-seri selanjutnya direncanakan digelar pada bulan September sampai Desember 2020.

Forum ini akan menghadirkan buyers dari kementerian di bawah Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Diundang pula Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Di kondisi seperti saat ini, seluruh pihak diharapkan dapat saling bergotong-royong, serta saling memberikan semangat satu sama lain untuk memberikan motivasi positif kepada industri MICE Indonesia. Untuk terus optimistis dan terus memanaskan mesin usahanya di tengah keterbatasan,” kata Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf.

CHES

Selain itu, lanjut Rizki, bisnis forum ini juga dilaksanakan sebagai upaya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan berbasis CHES (Cleanliness, Health, and Environmental Sustainability).

“Protokol kesehatan berbasis CHES memegang peranan penting dalam era adaptasi kebiasaan baru, sehingga harus diterapkan oleh seluruh pelaku pariwisata,” tandasnya. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved