New Normal

Dengan Standar Baru Jamuan Prasmanan, Santika Premiere Bintaro Buka Kembali Restoran Kembang Sepatoe

Hotel Santika Premiere Bintaro membuka kembali restoran Kembang Sepatoe, dengan menerapkan layanan prasmanan sesuai protokol kesehatan.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Instagram/hotelsantikapremierebintaro
Hotel Santika Premiere Bintaro 

WARTA KOTA TRAVEL -- Jamuan prasmanan (buffet) memiliki risiko besar di masa pandemi penyakit seperti Covid-19 ini.

Pasalnya, banyak orang memegang benda yang sama, dalam kasus ini sendok saji, secara bergantian, sehingga virus pun menular ke banyak orang.

Tata cara prasmanan new normal di Hotel Santika Premiere Bintaro
Tata cara prasmanan new normal di Hotel Santika Premiere Bintaro (Istimewa/Santika Premiere Bintaro)

Makanya, selama masa pandemi Covid-19 ini, banyak hotel yang menutup restorannya, terutama untuk layanan makan pagi, karena selama ini hotel-hotel menggunakan model jamuan prasmanan.

Layanan sarapan diantar ke kamar, dan para tamu diusahakan tidak bertemu satu sama lain di ruang publik.

Hanya saja, layanan kamar (room service) seperti ini mengurangi sensasi menginap di hotel. Soalnya, salah satu keasyikan menginap di hotel adalah menikmati sarapan secara prasmanan itu.

Mulai dari mengintip-intip berbagai menu yang disajikan pada hari itu, bingung memilih hidangan yang akan dimakan duluan, antara aneka sereal atau bubur ayam.

Belum lagi pilihan berbagai jenis roti, aneka selai, madu, keju, dan lain sebagainya.

Itulah salah satu kenikmatan menginap di hotel untuk liburan, yang sangat dirindukan di masa pandemi ini.

Prasmanan aman

Untungnya, ternyata jamuan prasmanan belum waktunya punah dari kehidupan manusia. Sebab, riset dan penelitian telah menemukan standar operasi layanan prasmanan yang baru, yang lebih aman dari penularan virus.

Standar operasional baru inilah yang diadopsi Hotel Santika Premiere Bintaro, sehingga mereka berani membuka kembali layanan dine-in (makan di tempat) di restoran Kembang Sepatoe.

Sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers yang dikirim ke Warta Kota Travel, restoran di Hotel Santika Premiere Bintaro itu sudah kembali melayani tamu untuk sarapan sampai makan malam.

Dalam standar layanan yang baru itu, restoran Kembang Sepatoe menyediakan dua orang petugas, yang membantu tamu mengambil hidangan yang diinginkan.

Para tamu tinggal menyodorkan piringnya, petugas itu yang akan menyendokkan penganan ke piring tersebut.

Dengan begitu, sendok saji itu hanya dipegang oleh satu orang, yakni petugas restoran.

Sebelum bertugas, dia tentu saja sudah melakukan rangkaian protokol kesehatan, yakni mandi, mencuci tangan dengan sabub, dan mengenakan masker. Setidaknya protokol itu memperkecil sampai sekecil-kecilnya kemungkinan virus menumpang di orang tersebut.

Pembatas

Bukan hanya menugaskan karyawan untuk melayani, Kembang Sepatoe juga membuat dinding pembatas antara tamu dengan penganan yang disajikan. Dinding itu tembus pandang, karena terbuat dari akrilik.

Bukan cuma itu, di lantai restoran juga dipasang marka agar para tamu tidak berhimpitan saat antre.

Formasi meja juga berubah, yakni berjarak 1,5 meter antarmeja. Selain itu, satu meja hanya boleh diisi dua orang tamu.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved