Erick Thohir Optimistis Bandara Soetta Mampu Minimalisir Penyebaran Virus Corona

Pengawasan yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta merupakan salah satu upaya meminimalkan risiko penyebaran Corona ke Indonesia.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter/Angkasa Pura II
Menteri BUMN Erick Thohir berbicara kepada wartawan, usai meninjau Bandara Internasional Soekarno Hatta, Rabu (11/3/2020), guna melihat operasional pencegahan penyebaran virus corona. 

Menteri BUMN menegaskan soal sinergi di antara seluruh pihak dalam melakukan penanganan ini. Di samping itu, Erick juga mengatakan, layanan ke masyarakat harus tetap bisa maksimal.

Erick Tohir optimis Bandara Soekarno Hatta dapat meminimalkan penyebaran virus corona, Rabu (11/3/2020).
Erick Tohir optimis Bandara Soekarno Hatta dapat meminimalkan penyebaran virus corona, Rabu (11/3/2020). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Tak terlalu terpengaruh

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menambahkan, penyebaran global virus corona memang menghadirkan tantangan. Namun dampaknya belum terlalu besar bagi kinerja PT Angkasa Pura II.

Hal ini karena bandara-bandara PT Angkasa Pura II lebih banyak melayani penerbangan rute domestik, dibandingkan dengan internasional.

“Rute domestik di bandara PT Angkasa Pura II mencapai 75 persen, sementara internasional hanya 25 persen. Seperti kita ketahui, penyebaran global corona ini lebih berdampak pada penerbangan internasional. Karena rute domestik kami jauh lebih banyak, maka dampak belum dirasa terlalu besar,” kata Awaluddin.

Adapun pergerakan penumpang di 19 bandara PT Angkasa Pura II, sepanjang Januari 2020, tercatat 8,01 juta penumpang. Terhitung stabil saat dibandingkan dengan Januari 2019, yang membukukan  8,06 juta penumpang.

“Bahkan, pada Februari 2020 jumlah penumpang naik 0,09 persen dibandingkan Februari 2019, atau dari 7,012 juta penumpang menjadi 7,018 juta penumpang. Khusus di Maret 2020, kami perkirakan turun tipis 0,93 persendibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu,” kata Awaluddin.

Adapun pergerakan pesawat diperkirakan juga meningkat. Di mana proyeksi pada Kuartal I/2020 bisa mencapai 203.064 pergerakan, atau naik 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Maskapai nasional diperkirakan menyiapkan kapasitas lebih banyak untuk penerbangan domestik. Sehingga, jika permintaan penerbangan rute domestik mulai tumbuh, maka kapasitas sudah tersedia,” lanjut Awaluddin.

Optimalisasi

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved