Inilah Persyaratan Melakukan Perjalanan Menggunakan Kereta Api

Inilah persyaratan perjalanan bagi penumpang kereta api untuk masa PPKM saat ini.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Angga Baghya N
Calon penumpang kereta api jarak jauh harus telag mendapat vaksinasi Covid-19 minimal dosisi 1, dan memiliki surat pemeriksaan Covid-19 dengan hasil negatif. Keterangan foto: Petugas PT KAI Daop 1 Jakarta membagikan masker dan hand sanitizer kepada para penumpang KA Matarmaja pada Senin (28/9/2020). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Pemerintah telah menurunkan regulasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa wilayah, yang tadinya berada di Level 4 dan 3.

Dengan kebijakan itu, aktivitas masyarakat pun meningkat dan salah satunya kembali bepergian antar kota.

Karena itulah Pemerintah juga mengeluarkan protokol perjalanan bagi masyarakat, untuk memperkecil kemungkinan penyebaran virus SARS-CoV-2 lewat orang-orang yang bepergian itu.

Sampai saat ini protokol perjalanan yang berlaku masih mengacu kepada SE Satgas Penanganan Covid-19 No 17 Th 2021 dan SE Kemenhub No 58 Th 2021.

Sebagaimana diwartakan dalam siaran pers PT Kereta Api Indonesia (KAI), dua regulasi ini pula yang digunakan PT KAI dalam menetapkan persyaratan untuk penumpang, baik untuk perjalanan kereta api (KA) jarak jauh maupu kereta lokal.

Berikut persyaratan perjalanan menggunakan KA Jarak Jauh:

1. Menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 minimal vaksinasi dosis pertama.

Bagi calon penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid, yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah, yang menyatakan bahwa dia belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

2. Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

3. Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan.

Sementara syarat perjalanan bagi penumpang KA Lokal adalah sebagai berikut:

1. Hanya penumpang yang bekerja di Sektor Esensial dan Sektor Kritikal yang boleh menggunakan KA Lokal.

Untuk itu penumpang harus memiliki STRP atau Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat atau surat tugas dari pimpinan perusahaan.

2. Pelanggan tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksinasi dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen.

Namun akan dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun.

“Syarat menggunakan KA Jarak Jauh dan KA Lokal sejauh ini masih tetap belum ada perubahan. Namun, kami siap mengikuti jika ada perubahan ketentuan dari pemerintah,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

PT KAI memberlakukan aturan tersebut setidaknya hingga 6 September 2021, seturut masa PPKM yang sedang dilaksanakan Pemerintah.

“Kami mendukung seluruh kebijakan yang diambil Pemerintah dalam penanganan Covid-19. Kami juga optimis pandemi Covid-19 akan segera bisa diatasi oleh Pemerintah, sehingga harapannya masa the new normal akan segera tiba dan layanan transportasi akan terus tumbuh,” ujar Joni.

KAI juga menggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat perjalanan naik Kereta Api, sehingga semakin meningkatkan keamanan para pelanggan.

Sejak 23 Juli 2021, KAI telah mengintegrasikan aplikasi Peduli Lindungi dengan sistem boarding KAI, untuk membantu proses validasi dokumen kesehatan calon pelanggan dan memperlancar proses boarding.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved