#MainYuk dari Paddle Pop Tawarkan Aktivitas Liburan Sekolah Anti-bosan saat di Rumah saja

Mengisi masa liburan sekolah di masa pandemi adalah tantangan bagi orangtua. Namun ada program #MainYuk dari Paddle Pop yang bisa membantu.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Dalam rangka Hari Bermain Sedunia 2021, Paddle Pop menawarkan program #MainYuk yang dapat membantu mencari aktivitas bagi buah hati di masa liburan sekolah. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Memasuki bukan Juni berarti sebentar lagi anak-anak akan liburan kenaikan kelas.

Biasanya liburan ini cukup panjang, dan menjadi saatnya berlibur ke luar kota, bahkan luar negeri.

Hanya saja, tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, sehingga urusan liburan menjadi rumit.

Apalagi sudah berulang kali terjadi peningkatan kasus positif Covid-19, setiap kali ada liburan.

Hal ini menyebabkan orangtua resah, karena tahun lalu pun anak-anak tak bisa pergi berlibur karena Pemerintah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Tantangannya saat ini adalah menghadirkan kegiatan yang menghibur sekaligus bermanfaat untuk tumbuh kembang anak, meski di rumah saja. Apalagi bermain adalah kebutuhan anak.

Paham akan situasi ini, Paddle Pop, brand cemilan es krim anak produksi Unilever Indonesia, menghadirkan serangkaian pilihan aktivitas bermain, yang bermanfaat untuk mengisi liburan sekolah.

“Inilah tantangan yang dihadapi orangtua, bagaimana mengisi liburan dengan menyenangkan dan tetap menjaga well-being anak. Bagaimana terhindar dari rasa bosan, moody, stres, kurangnya intensitas sosialisasi, dan lainnya. Libur panjang yang idealnya dinantikan oleh orangtua dan anak, justru jadi tantangan yang perlu disiasati," kata Memoria Dwi Prasita, Head of Marketing Ice Cream Unilever Indonesia.

Kreatif menciptakan permainan

Play is the work of the child" menurut Maria Montessori. Dengan begitu kebutuhan utama anak itu perlu dipenuhi.

Vera Itabiliana Hadiwidjojo SPsi, seorang psikolog anak dan remaja, mengatakan ada banyak manfaat bermain untuk tumbuh kembang dan well-being anak.

Misalnya, menstimulasi perkembangan sosial, kognitif, bahasa, regulasi emosi, dan mengelola stres, rasa bosan, dan mood.

Lewat bermain anak diberi kesempatan untuk mengasah kompetensinya, sekaligus memperoleh keterampilan baru dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

"Di tengah keterbatasan selama pandemi, orangtua sebaiknya tetap memperhatikan kebutuhan bermain anak, yang dapat dilakukan di rumah,” katas Vera saat menjadi pembicara di acara Paddle Pop #MainYuk beberapa waktu lalu.

Sebelum pandemi, orangtua terbiasa menawarkan pilihan aktivitas bermain di luar rumah, seperti mengunjungi pusat hiburan, taman bermain, dan lainnya.

“Meskipun kini pilihannya sangat terbatas, ada banyak pilihan aktivitas bermain secara virtual yang bisa dijadikan pilihan bagi orangtua. Jangan memusingkan apa pilihan mainannya. Kita bisa tawarkan keseruan baru, seperti yang lagi tren saat ini adalah wisata virtual atau virtual playdate sessions, yang bisa membuat anak tetap bermain dan happy,” tutur Vera.

Manfaat bermain

Banyaknya hal baik dimulai dari bermain sangat dirasakan oleh womenpreneur, designer, fashion blogger sekaligus penulis sukses, Diana Rikasari.

“Aku dibesarkan oleh orangtua yang mendukung momen bermain semasa aku kecil dulu. Aku dibebaskan bereksplorasi, berkreasi, bertualang lewat bermain. I became a happy kid. Kini aku merasakan manfaatnya dan sangat menunjang apa yang aku raih saat ini," kata Diana di acara yang sama.

Ketika sudah menjadi ibu, diapun menyediakan momen bermain anak-anak. Meskipun hanya di rumah saat lockdown.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved