Wisata virtual

Yuk Berwisata Virtual ke Museum Manusia Purba Sangiran

Museum Manusia Purba sudah memiliki fasilitas wisata virtual, sehingga bisa dikunjungi di saat masyarakat harus berada di rumah saja.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
wisata virtual Museum Sangiran
Museum Manusia Purba Sangiran, tempat belajar mengenai manusia purba yang ditemukan di Indonesia. 

Dari mana asal-usul bangsa Indonesia? Pertanyaan ini sempat ramai beberapa tahun lalu, sehingga orang berduyun-duyun mencari tahu dari mana asal-usul kita.

Jika Anda masih tertarik dengan nenek moyang Bangsa Indonesia, Anda harus ke Museum Manusia Purba Sangiran ,yang memang khusus bertema manusia purba di Indonesia.

Gerbang masuk Museum Manusia Purba Sangiran sangat khas, dengan replika gading gajah jawa.
Gerbang masuk Museum Manusia Purba Sangiran sangat khas, dengan replika gading gajah jawa. (wisata virtual Museum Sangiran)

Koleksi utama museum yang terletak di Jawa Tengah ini, tepatnya 15 kilometer ke arah utara kota Surakarta, adalah fosil-fosil manusia yang ditemukan di kawasan tersebut.

Lokasi museum itu sendiri adalah sebuah situs tempat penemuan fosil manusia purba Pithecanthropus erectus, yang juga sering disebut Homo Erectus  dan manusia Jawa oleh para paleoantropolog.

Di situs ini ditemukan pula fosil manusia purba yang disebut Meganthropus karena ukuran tulang-belulangnya yang besar, serta fosil aneka hewan dan artefak masa prasejarah.

Anda tentu tidak menyangka bahwa di Pulau Jawa ini berkeliaran gajah dan kuda nil, sebagai fauna endemik pulau ini. Nah, di museum ini kita bisa melihat fosil dua hewan tersebut.

Wisata virtual

Tentu saja kita tak bisa berkunjung langsung ke sana pada saat ini, karena masih harus diam di rumah untuk mencegah penularan virus corona.

Namun kunjungan secara virtual bisa dilakukan, sebab museum ini sudah memiliki fasilitas wisata virtual.

Caranya cukup mudah, yakni berkunjung ke situs kebudayaan.kemdikbud.go.id/virtualmuseum, dan kita langsung di bawa ke sana.

Halaman pertama situs ini adalah foto Situs Sangiran dari udara. Kita bisa memutar-mutar situs ini untuk melihat kondisi lingkungan di sekitar museum.

Kompleks Situs Sangiran dilihat dari udara.
Kompleks Situs Sangiran dilihat dari udara. (wisata virtual Museum Sangiran)

Foto-foto pada wisata virtual ini dibuat panorama, dan berputar secara otomatis untuk menampilkan sebuah ruangan secara menyeluruh.

Namun pengunjung juga bisa mengendalikan sendiri wisata virtualnya, lewat semacam panel dashboard yang ada di setiap halaman.

Dengan begitu pengunjung bisa memperbesar tampilan, untuk melihat lebih detail koleksi yang ditampilkan.

Pengelola wisata virtual ini juga menyediakan informasi interaktif, yang harus diklik dulu untuk memunculkannya (pop-up).

Tampak panel dashboard di sudut kanan bawah, agar pengunjung bisa mengendalikan wisata virtualnya.
Tampak panel dashboard di sudut kanan bawah, agar pengunjung bisa mengendalikan wisata virtualnya. (wisata virtual Museum Sangiran)

Halaman yang muncul diatur berdasarkan urutan linear informasi, seperti pengaturan di museum tersebut.

Di sana, ruangan pertama memberikan informasi soal manusia purba yang ditemukan di situs ini, dan pengetahuan ini akan berguna saat pengunjung masuk ke ruangan berikutnya.

Diorama menampilkan Pithecanthropus erectus dan artefak alat batu yang digunakannya, dalam wisata virtual Museum Sangiran.
Diorama menampilkan Pithecanthropus erectus dan artefak alat batu yang digunakannya, dalam wisata virtual Museum Sangiran. (wisata virtual Museum Sangiran)

Semakin dalam pengunjung menjelajah museum tersebut, informasi yang diperolehnya semakin dalam dan detail.

Secara umum, wisata virtual ke Museum Manusia Purba ini sangat menarik dilakukan di masa pembatasan sosial seperti sekarang.

Meskipun, pastinya masih lebih menarik jika berkunjung sendiri ke sana. Apalagi setelah mengikuti wisata virtual ini.

Wisata Virtual Museum Nasional Juga Bisa Diakses Lewat Google Arts & Culture

Memanjakan Mata dan Menambah Ilmu Dalam Wisata Virtual ke Great Barrier Reef

10 Situs Warisan Dunia Ini Bisa dikunjungi Secara Virtual Lho

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved