Wisata virtual

Memanjakan Mata dan Menambah Ilmu Dalam Wisata Virtual ke Great Barrier Reef

Berwisata secara virtual ke Great Barrier Reef, dengan dipandu Sir David Attenborough. Bukan hanya mata yang dimanja, pengetahuan juga bertambah.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
attenboroughsreef.com
Ada lebih dari 600 spesies terumbu karang di Great Barrier Reef. 

Mau jalan-jalan ke mana lagi kita hari ini? Ayo bertualang ke Great Barrier Reef di Australia.

Biar pun tubuh masih berada di rumah, namun indera penglihatan dan pendengaran tetap bisa melancong ke mana-mana berkat teknologi internet.

Great Barrier Reef dieksplorasi menggunakan kapal The Alucia.
Great Barrier Reef dieksplorasi menggunakan kapal The Alucia. (attenboroughsreef.com)

Maka, jalan-jalan virtual ke ekosistem terumbu karang terbesar di dunia ini bukan masalah.

Bahkan pemandunya adalah Sir David Attenborough sendiri, seorang pakar sejarah alam yang sudah kondang.

Nama penjelajah asal Inggris ini sudah jadi jaminan bahwa jalan-jalan ini akan menarik dan menambah ilmu pengetahuan.

Tentu banyak yang bertanya, bagaimana caranya ke sana? Tak pakai sulit, kita hanya perlu berkunjung attenboroughsreef.com.

Dan begitu tiba di sana, Sir David akan menyambut dan membawa  berwisata secara virtual.

Sir David Attenborough akan memandu pengunjung mengenal Great Barrier Reef lebih dekat.
Sir David Attenborough akan memandu pengunjung mengenal Great Barrier Reef lebih dekat. (attenboroughsreef.com)

Suara ikan kakatua

Situs ini benar-benar luar biasa, karena pengunjung tak hanya melihat foto dan video, tetapi juga bisa mendengarkan kehidupan di Great Barrier Reef ini.

Contohnya, di awal perjalanan kita diajak mendengarkan suara ikan kakatua (parrotfish) sedang mengunyah terumbu karang.

Bukan hanya suara ikan dari keluarga Scaridae ini saja yang terdengar, tapi suara gerakan terumbu karang dan air laut juga turut terdengar. Seakan-akan kita sendiri yang sedang menyelam di sana.

Dengan teknologi multimedia, pengunjung mendapat pengalaman mendengarkan keriuhan suasanan bawah permukaan laut.
Dengan teknologi multimedia, pengunjung mendapat pengalaman mendengarkan keriuhan suasanan bawah permukaan laut. (attenboroughsreef.com)

Tidak hanya ikan kakatua yang terlihat dalam petualangan virtual ini, tetapi juga 1.500 spesies ikan dan ratusan spesies terumbu karang lainnya. Menariknya, kita tak perlu menjadi basah untuk menikmatinya.

Spektakular

"Di sini adalah ekosistem yang paling spektakular, kompleks, sekaligus paling rapuh di dunia," kata Attenborough dalam video pembukaan.

Pria berusia 93 tahun ini menambahkan bahwa dia sudah terpesona sejak pertama kali menyelam di sana, pada 60 tahun lalu. Sampai sekarang pun dia masih tertakjub-takjub dengan kekayaan ekosistem Great Barrier Reef.

Attenborough membagi petualangan ini menjadi lima babak. Di babak pertama pengunjung akan mendapat penjelasan soal Great Barrier Reef dan pengetahuan tentang kompleks terumbu karang yang sempurna.

Di babak kedua, pria Inggris ini mengajak kita memahami lebih jauh soal terumbu karang.

Di sini Sir David menjelaskan proses pertumbuhan terumbu karang, yang membutuhkan waktu lama untuk menjadi besar dan indah.

Sayangnya, hanya perlu waktu singkat untuk merusak dan membunuh terumbu karang. Musuh terbesarnya adalah polusi, baik udara dan laut.

Polusi laut itu terjadi akibat sampah dari daratan berakhir di laut. Sampah plastik, deterjen, dan zat kimia membuat air laut menjadi beracun bagi terumbu karang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved