Wisata Jakarta

Di Makam Pangeran Jayakarta Bisa Ziarah Sekaligus Belajar Sejarah

Makam Pangeran Jayakarta di Jatinegara Kaum adalah salah satu destinasi wisata religi dan sejaran di Jakarta.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Jakarta/Nur Indah Farrah Audina
Makam Pangeran Jayakarta di kawasan Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, adalah destinasi wisata religi dan sejarah di DKI Jakarta. Keterangan foto: Makam Jayakarta memiliki nisan khas Kesultanan Banten, karena dia adalah pangeran dari Kesultanan Banten. 

Mereka lari ke selatan, sampai jauh masuk ke hutan jati. Di tengah hutan itu Pangeran Jayakarta mendirikan permukiman. Tempat itu kemudian dinamai Jatinegara, yang digunakan sampai sekarang.

Itulah sekelumit kisah kepahlawanan Pangeran Jayakarta, yang memperkaya khazanah sejarah Jakarta.

Masjid Jami Assalafiyah

Pangeran Jayakarta wafat pada tahun 1640, dan dimakamkan di Jatinegara. Makamnya kini terletak di Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur.

Selain makam, pengunjung juga bisa menemukan Masjid Jami Assalafiyah yang didirikan oleh Pangeran Jayakarta dan pengikutnya di tahun 1619.

Hanya saja saat ini bangunan masjid sudah berkali-kali mengalami renovasi, sehingga tak terlihat lagi ciri khas masjid kuno. 

Berada dekat Masjid Jami Assalafiyah, Pangeran Jayakarta'>makam Pangeran Jayakarta berdampingan dengan empat makam lainnya, yang merupakan makam keturunan hingga kerabatnya.

Tepat di samping Pangeran Jayakarta'>makam Pangeran Jayakarta terdapat makam Pangeran Lahut, yang merupakan putra Pangeran Jayakarta.

Kemudian di sampingnya ada makam Pangerang Soeria, yang merupakan cucu Pangeran Jayakarta.

Sementara dua makam lain di dekatnya merupakan makam Pangeran Sageri dan kerabatnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved