Wisata Banten

Jahe Merah Siap Menjadi Oleh-oleh dari Rangkasbitung

Kini jalan-jalan ke Rangkasbitung bisa membawa minuman jahe merah senagai oleh-oleh.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Wahidin Halim, Gubernur Provinsi Banten, mempromosikan minuman jahe merah dari Kabupaten Lebak. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Jalan-jalan ke Rangkasbitung kini bisa pulang membawa oleh-oleh jahe, bahkan jahe merah.

Bahkan sudah ada produk minuman jahe merah, yang merupakan produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) setempat.

Jahe dan produk jamu memang sedang naik pamornya setahun belakangan ini. Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah pandemi Covid-19.

Kini hampir setiap orang ingin sistem imunitasnya tinggi supaya tidak tertular cirus Corona 2, dan produk herbal menjadi pilihan.

Salah satu obat herbal yang dicari orang adalah jahe merah, karena dipercaya memiliki khasiat meningkatkan kekebalan tubuh.

Maka tak mengherankan bila Gubernur Banten, Wahidin Halim, mengonsumsi minuman herbal jahe merah demi menjaga imunitas tubuh di tengah pandemi Covid-19.

Apalagi produk tersebut berasal dari pertanian dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal Banten.

Produk lokal

Uniknya, cara Wahidin mempromosikan minuman ini adalah dengan berjemur. Jadi, di bawah sinar matahari yang hangat, Gubernur Banten ini menyeruput minuman jahe merah dengan nikmat.

"Saya kedatangan petani dan pengusaha muda asal Lebak yang sedang memproduksi Jamu Jahe Merah AMH, yang berlokasi di Jalan Raya Rangkasbitung - Pandeglang KM 6,5 Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten," kata gubernur yang akrab disapa WH ini, Kamis (18/2/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved