Regulasi bepergian

Inilah Aturan Bepergian yang Baru Sesuai SE Nomor 1 Tahun 2021

Pemerintah memperketat persyaratan bepergian di masa pandemi Covid-19, yang diatur dengan SE Nomor 1 Tahun 2021.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Lufthansa.com
Pemerintah memperketat persyaratan bepergian di masa pandemi Covid-19, yang diatur dengan SE Nomor 1 Tahun 2021. Illustrasi liburan keluarga 

WARTA KOTA TRAVEL -- Anda yang punya rencana bepergian ke luar kota dalam waktu dekat, sebaiknya mengetahui perubahan regulasi bepergian yang diberlakukan Pemerintah Republik Indonesia (RI).

Sampai tanggal 25 Januari 2021 nanti, Pemerintah mewajibkan hasil rapid test antigen sebagai persyaratan minimal bepergian di dalam negeri.

Hal ini diatur Pemerintah dalam Surat Edaran (SE) Nomor 1 Tahun 2021, tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Inti dari surat edaran, yang dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, ini adalah mengetatkan aturan bepergian, sebagai upaya mengendalikan penularan Covid-19.

Bukan tanpa alasan tindakan ini diambil, sebab angka kasus positif Covid-19 terus meningkat pada awal tahun 2021 ini.

Dokumen perjalanan

Kini setiap orang yang bepergian menggunakan transportasi umum, baik darat, udara, dan laut, harus memiliki hasil negatif dari pemeriksaan PCR, atau hasil non-reaktif dari pemeriksaan rapid antigen.

Jangan lupa juga mengisi formulir e-HAC sebelum melakukan perjalanan, sebab sekarang hal itu wajib bagi para pelaku perjalanan .

Selain metode pemeriksaan, surat edaran itu juga menentukan masa kadaluwarsa hasil pemeriksaan itu.

Secara umum, pemeriksaan PCR harus dilakukan 3 x 24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan untuk pemeriksaan rapid antigen harus dilakukan 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved