Dampak Covid 19

PT KAI Batalkan 19 Perjalanan KA dari Jakarta. Ini Daftarnya

PT KAI sudah menyiapkan petugas yang akan membantu calon penumpang, untuk proses pengalihan jadwal keberangkatan.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/AC Pingkan
Ilustrasi kereta api 2 

Wabah Covid-19 yang masih merajalela di pekan 4 Maret 2020, membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mengurangi sejumlah perjalanan Kereta Api (KA) jarak jauh.

Dalam kurun waktu 23 Maret - 1 April 2020 terdapat 19 KA yang mengalami pembatalan perjalanan.

Termasuk di antaranya KA keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

Menurut Eva Chairunisa, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, perjalanan yang dibatalkan itu memiliki jarak berdekatan dengan KA lain yang memiliki daerah tujuan yang sama.

Dengan begitu, calon penumpang masih memiliki pilihan KA lain, jika memang harus melakukan perjalanan pada hari tersebut.

PT KAI sudah menyiapkan petugas yang akan membantu calon penumpang, untuk proses pengalihan jadwal keberangkatan.

Dialihkan

PT KAI Daop 1 juga akan melakukan pengaturan, agar ada jarak tertentu antarpenumpang di dalam kereta.

"Karena untuk saat ini volume penumpang pada KA Jarak Jauh tidak sepadat waktu normal, dan jadwal KA yang dibatalkan merupakan jadwal dengan okupansi penumpang yang tidak padat untuk saat ini," ujar Eva dalam siaran pers tersebut.

Lalu apa yang harus dilakukan calon penumpang, yang memiliki tiket untuk keberangkatan tanggal 23 Maret sampai 1 April 2020?

Menurut siaran pers tersebut, calon penumpang yang memiliki tiket KA sesuai jadwal pembatalan KA akan dialihkan ke KA lain jika tetap memutuskan akan berangkat.

Loket pembatalan tiket di Stasiun Pasarsenen pada Selasa (17/3/2020).
Loket pembatalan tiket di Stasiun Pasarsenen pada Selasa (17/3/2020). (Warta Kota/Angga Baghya N)

Pengembalian

Calon penumpang yang dialihkan ke KA lain, dan mendapat kelas yang sama atau lebih tinggi tidak akan dikenakan penambahan biaya.

Sebaliknya, jika mendapat kelas yang lebih rendah dalam pengalihan itu, maka KAI akan memberikan selisih harga pembelian di stasiun kedatangan, atau 3 hari dari tanggal tiket.

Bila calon penumpang tidak berkenan dialihkan ke KA lain, dan memilih untuk membatalkan perjalanan KA, maka KAI akan memberi pengembalian penuh sesuai harga tiket secara tunai.

Pembatalan tiket dapat dilakukan di stasiun keberangkatan atau stasiun lain.

Menurut Eva, layanan pelanggan PT KAI Daop 1 Jakarta juga telah memberikan informasi ini langsung kepada calon penumpang yang terdampak.

Sampai saat ini (informasi 22 Maret 2020 pukul 19.00 WIB) terdapat 3.624 calon pengguna yang memilih tidak dialihkan jadwalnya, dan memutuskan untuk membatalkan perjalanannya.

Rinciannya, 626 calon penumpang keberangkatan dari Stasiun Pasarsenen, dan 3.028 calon penumpang keberangkatan dari Stasiun Gambir.

Kebijakan pengurangan jadwal perjalanan ini akan terus dievaluasi sesuai dengan perkembangan dan situasi di lapangan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved