Sudah Menyusun Rencana Liburan ke Luar Negeri? Jangan Lupa Anggarkan Biaya Tes PCR

Jangan lupa memasukkan biaya tes PCR sebagai salah satu komponen biaya, saat merencanakan liburan ke luar negeri.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Angga Baghya N
Tes PCR adalah syarat wajib untuk melakukan perjalanan udara dan liburan ke luar negeri. Harga pemeriksaan PCR bervariasi, tergantung kebijakan pemerintah setempat. Keterangan foto: (Ilustrasi) Pemeriksaan PCR di Kecamatan Matraman pada 28 Juli 2020. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Tes PCR dengan hasil negatif kini menjadi persyaratan yang wajib dipenuhi para pelaku perjalanan yang menggunakan pesawat udara.

Aturan ini berlaku merata di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kalau tidak ada hasil negatif dari tes PCR, sudah pasti calon penumpang tidak boleh naik ke pesawat.

Kewajiban ini sudah pasti menambah biaya liburan. Setidaknya Rp 1 juta harus dianggarkan untuk bisa naik pesawat dari atau menuju destinasi di Pulau Jawa dan Bali pulang pergi.

Angka itu berdasarkan batas tertinggi tarif tes PCR, yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, dalam hal ini melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, yang menerbitkan Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/2845/2021, tentang Batas Tarif Teringgi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Di sana disebutkan bahwa tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR di Jawa Bali Rp495.000. Sementara di luar kedua pulau ini, tarif tertingginya Rp525.000.

Sebelumnya batas tertinggi tes PCR adalah Rp900.000.

Memang, biaya tes PCR lebih mahal dari tes rapid antigen, karena pemeriksaan metode Nucleic Acid Amplification Test (NAAT) ini lebih akurat dalam mendeteksi kehadiran virus SARS-CoV-2.

Asia Tenggara

Bila ingin berlibur ke luar negeri, biaya yang harus dianggarkan tentu lebih besar lagi, karena menurut siaran pers Kementerian Kesehatan, biaya tes PCR di sejumlah negara Asia Tenggara lebih mahal dari Indonesia.

Tes PCR ini sebagai syarat untuk naik pesawat kembali ke Indonesia. Memangnya mau liburan terus dan enggak pulang?

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved