GeNose C19

GeNose C19 Mulai Digunakan di Bandara pada 1 April 2021, Peminat harus Pesan Layanan Secara Daring

Calon penumpang pesawat udara harus mendaftar pemeriksaan GeNose C19 lewat aplikasi, untuk memudagkan pengaturan.

Tribunnews/Irwan Rismawan
Skring Covid-19 menggunakan GeNose C19 akan digunakan di sektor transportasi udara mulai 1 April 2021. Keterangan foto: Pemeriksaan Covid-19 metode GeNose C19 menggunakan sampel udara yang dikeluarkan subjek dari mulut. Tampak Petugas Dinas Perhubungan mengembuskan nafasnya pada kantong nafas, untuk dites dengan GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (24/1/2021). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Penggunaan GeNose C19 di sektor transportasi udara secara resmi akan dimulai pada Kamis (1/4), di sejumlah bandara udara (bandara).

Hanya saja, para calon penumpang yang berminat mengikuti tes skrining Covid-19 ini tak bisa langsung datang ke bandara lalu antre.

Para peminat tes GeNose C19 ini harus mendaftar dulu lewat aplikasi, sebagaimana diutarakan Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin.

"Pelaksanaan tes GeNose C19 di bandara Angkasa Pura akan didukung dengan aplikasi. Hal ini tentunya agar dalam pelaksanaannya dapat lebih teratur secara administrasi," kata Awaluddin dalam keterangan pers pada Selasa (29/3/2021).

Dia juga menyebutkan para calon penumpang pesawat yang ingin melakukan tes dengan GeNose C 19 harus melakukan registrasi dan pemesanan melalui aplikasi Farmalab.

PT Angkasa Pura II telah melakukan simulasi penggunaan GeNose C19 di Bandara Husein Sastranegara, Bandung dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

Dalam simulasi itu pihaknya mendapat banyak masukan, seperti penggunaan aplikasi untuk pemesanan layanan tes skrining Covid-19 dengan GeNose C19.

"Jadi setiap penumpang seharusnya memesan layanan tes dengan GeNose C19 melalui aplikasi. Tetapi kami juga akan tetap menyediakan help desk untuk penumpang yang tidak memiliki smartphone, tapi ingin melakukan tes ini," kata Awaluddin.

Tahapan pemeriksaan

Awaluddin juga menjelaskan alur pelaksanaan tes GeNose C19, dimulai dari tahap registrasi, kemudian menunjukan kode pemesanan kepada petugas di area tes di bandara.

"Kemudian penumpang akan mendapatkan nomor antrean dan diarahkan menuju ruang tunggu, untuk menunggu giliran untuk melakukan tes," kata Awaluddin.

Menurut dia, rangkaian proses melakukan tes dengan GeNose C19 ini akan memakan waktu hinggga 10 menit, dari pertama kali calon penumpang mengunduh aplikasi Electronic Health Alert Card (e-HAC) sampai hasil tes GeNose C19 keluar.

Layanan tes skrining Covid-19 menggunakan GeNose C19 sendiri akan diimplementasikan mulai 1 April 2021 untuk calon penumpang pesawat udara.

Hanya saja hingga Selasa kemarin belum ada harga yang ditetapkan untuk pemeriksaan menggunakan GeNose C19. (*/Hari Darmawan)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved