GeNose C19

Asyik, Sekarang Layanan GeNose C19 di Stasiun Bisa Dipesan Secara Daring

Kini calon penumpang kereta api bisa memesan layanan GeNose C19 saat membeli tiket secara daring. Dengan begitu mereka tak perlu antre lama-lama untuk

Warta kota/Joko Supriyanto
Kini calon penumpang kereta api bisa memesan layanan GeNose C19 saat membeli tiket secara daring. Dengan begitu mereka tak perlu antre lama-lama untuk membeli layanan ini. Keterangan foto: Sejumlah calon penumpang kereta api jarak jauh melakukan tes GeNose C19 di Stasiun Pasarsenen Jakarta, Jumat (5/2/2021), agar diperbolehkan naik ke kereta api. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Setelah menawarkan GeNose C19 untuk memenuhi syarat bepergian ke luar kota, PT Kereta Api Indonsia (KAI) menawarkan kemudahan lainnya bagi calon penumpang.

Kini layanan tes GeNose C19 bisa dipesan secara daring melalui situs resmi PT KAI. Dengan begitu, calon penumpang tidak perlu lama-lama mengantre.

Menurut Vice President Public Relations PT KAI, Joni Martinus, dengan memesan tes skrining GeNose C19 secara daring tentu dapat memudahkan calon penumpang.

"Penumpang nantinya dapat menambahkan biaya layanan tes skrining Covid-19 menggunakan GeNose C19 saat membeli tiket KA jarak jauh," kata Joni pada Selasa (23/3/2021).

Setelah memesanan secara daring, nantinya calon penumpang KA hanya perlu memindai (scan) barcode di tiket elektronik di aplikasi KAI Access, untuk mendapatkan layanan tes skrining Covid-19.

Tarif Rp 30.000

Kini layanan GeNose C19 sudah bisa ditemukan di 23 stasiun kereta api di Pulau Jawa.

Sebagai informasi, saat ini tarif layanan tes Covid-19 menggunakan alat GeNose C19 bagi para penumpang KA jarak jauh di stasiun menjadi Rp 30.000 untuk satu kali pemeriksaan, mulai 20 Maret 2021.

Pemeriksaan Covid-19 menggunakan GeNose C19 menjadi favorit masyarakat, karena harganya jauh lebih murah daripada tes rapid antigen dan tes PCR. Selain itu, waktu tunggu hasil GeNose C19 juga tidak selama dua tes lainnya itu.

GeNose C19 adalah alat skrining virus SARS-CoV-2 penemuan para dosen FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM), yang memiliki keakuratan sangat baik. (Hari Darmawan)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved