Bandara Soekarno Hatta Tawarkan Pengalaman Naik Mobil Listrik Tesla Model X

Ingin memiliki pengalaman naik mobil listrik merek Tesla? Datang saja ke Bandara Soekarno Hatta.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Kompas.com
Mobil listrik Tesla Model X 75D digunakan sebagai kendaraan taksi listrik Silver Bird. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Tidak salah bila langsung memikirkan harganya ketika mendengar kata mobil listrik Tesla.

Maklum, harga jual mobil listrik merek yang satu itu memang mahal, masih di atas Rp 600 juta untuk tipe yang paling biasa.

Sementara tipe yang canggih harganya sudah lebih dari Rp 1 miliar.

Sebenarnya tidak perlu uang ratusan juta kok, apalagi miliaran, untuk sekadar memiliki pengalaman naik mobil merek Tesla.

Taksi listrik

Cukup datang ke Bandara Soekarno-Hatta naik kendaraan umum, dan pulangnya naik taksi Silver Bird yang menggunakan mobil listrik.

Tentu saja pilih taksi yang menggunakan mobil merek Tesla, sesuai dengan tujuan semula datang ke Bandara Soekarno-Hatta.

Saat ini Blue Bird mengoperasikan 2 sampai 4 unit Tesla Model X 75D sebagai taksi Silver Bird di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, sehingga memang agak untung-untungan memperoleh taksi yang menggunakan mobil keluaran Tesla tahun 2016 itu.

Untuk tarifnya, taksi yang menggunakan mobil listrik merek Tesla ini memang lebih mahal dari tarif Silver Bird biasa. Bahkan selisihnya lebih tinggi 20 persen dari tarif Silver Bird biasa.

Namun setidaknya tarif ini masih lebih murah daripada memiliki sendiri Tesla Model X 75D ini, yang harga jualnya lebih dari Rp 1 miliar.

Futuristik

Saat akan menjajal mobil listrik ini, penumpang akan mendapat pengalaman mekanisme buka pintu yang unik. Dengan hanya dengan menekan tombol, maka pintu akan terbuka ke atas ala futuristik.

"Kami berupaya memberikan berbagai customer experience bagi traveller, termasuk pengalaman berkendara dengan mobil listrik Tesla, yang tentunya kita tahu reputasi globalnya sebagai merek mobil listrik ternama. Di sisi lain, operasional kendaraan listrik di Bandara Soekarno-Hatta ini juga dapat mendorong penggunaan moda listirk di area layanan publik lainnya," kata President Director PT Angkasa Pura II (APII).

Blue Bird memiliki armada taksi listrik yang menggunakan mobil bermerek BYD tipe E6. Tarifnya tidak berbeda dari tarif taksi Blue Bird reguler.

Yang pasti, naik mobil listrik terasa senyap karena tak terdengar deru mesin.

Tentu saja memilih mobil listrik juga lebih peduli dengan lingkungan hidup, sebab tak ada emisi gas buang dari kendaraan listrik.

Bila ingin memiliki pengalaman naik mobil listrik merek apa saja, tidak harus Tesla, juga bisa datang ke Bandara Soekarno Hatta karena di bandara tersebut tempat mangkalnya taksi listrik berbagai perusahaan.

"Bandara Soekarno-Hatta mendukung pengembangan kendaraan listrik di Indonesia, di mana selain Tesla juga terdapat taksi listrik lainnya yang juga dioperasikan Blue Bird yakni BYD dan juga GrabCar dengan Hyundai IONIQ EV," kata Muhammad Awaluddin.

Stasiun pengisian daya

Bandara Soekarno-Hatta memang tak ingin ketinggalan dalam menyajikan berbagai inovasi dan teknologi terbaru kepada para pengunjung dan traveller.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved