Libur Natal dan Tahun Baru

ASTRA Infra Lakukan Protokol Aman dan Asik di Jalan Tol untuk Persiapan Libur Natal dan Tahun Baru

PT ASTRA Infra menjalankan protokol Aman dan Asik, untuk menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru di masa pandemi Covid-19.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Ika Chandra V
PT ASTRA Infra mengampanyekan protokol Aman dan Asik, untuk menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru di masa pandemi Covid-19. Keterangan foto: Kondisi Jalan Tol Semarang-Solo yang dioperasikan PT ASTRA Infra. Foto diambil pada Rabu (2/12/2020). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Meski pun Pemerintah telah membatalkan tiga hari cuti bersama di libur Natal dan Tahun Baru, karena situasi pandemi Covid-19 yang masih meraja lela.

Namun rasanya tetap akan ada masyarakat yang pergi berlibur di waktu itu.

Karena itu ASTRA Infra tetap membuat sebuah protokol pelayanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, di tengah pandemi Covid-19.

Mereka meluncurkan kampanye Nataru "Aman & Asik", yang merupakan akronim dari Ayo Mengikuti AturaN & Ayo Selalu Ikuti protokol Kesehatan.

ASTRA Infra adalah kelompok usaha ASTRA yang bergerak di infrastruktur jalan tol, dan mengelola jalan tol sepanjang 357,6 kilometer (km).

Aman dan Asik

CEO Toll Road Business Group, Krist Ade Sudiyono, menjelaskan bahwa ASTRA Infra telah melakukan persiapan yang menyeluruh, untuk melayani pengguna jalan tol agar dapat menikmati liburan Natal dan Tahun Baru yang "Aman dan Asik".

Berhubung Pandemi Covid-19 masih berlangsung, secara khusus Krist juga mengingatkan pengguna jalan tol untuk tetap bijak merencanakan liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

“Tahun ini ASTRA Infra mengampanyekan Nataru Aman & Asik, suatu pengalaman perjalanan di jalan tol ASTRA Infra di momen Natal dan Tahun Baru yang aman, dan sesuai dengan Protokol Kesehatan," ujar Krist, dalam siaran pers yang dikirim ke Warta Kota.

Aman

Nataru Aman (Ayo Mengikuti Aturan) merupakan ajakan keselamatan berkendara kepada para pengguna jalan tol, yang diwujudkan dalam Kampanye Bulan Keselamatan Berkendara 2020.

Implementasi kampanye ini adalah tindakan preventif untuk menekan angka kecelakaan, yang diakibatkan oleh faktor manusia dan praktik Over Dimension Over Load (ODOL).

Faktor manusia itu adalah mengantuk, kelelahan, tidak konsentrasi, kecepatan tinggi, dan lain sebagainya.

Sementara praktik ODOL adalah kelebihan beban dan kelebihan dimensi kendaraan, yang biasanya dilakukan oleh kendaraan pengangkut barang seperti truk.

Praktik ODOL ini berpotensi menimbulkan kecelakaan, serta memengaruhi kualitas jalan tol.
Kampanye Bulan Keselamatan Berkendaran tersebut dilakukan melalui program 3E, yakni Engineering, Education dan Enforcement.

Untuk mencapai target keselamatan dan keamanan itu, pihak ASTRA Infra memastikan setiap ruas jalan tol yang dikelolanya dalam kondisi baik, bebas dari perambuan, dan pekerjaan peningkatan jalan pada masa libur akhir tahun nanti.

Selain itu memasang total 197 unit Warning Light dan 400 unit Closed-Circuit Television (CCTV), dan memastikan peranti itu terdata berfungsi dengan baik.

Sedangkan untuk layanan kesiap siagaan dan tanggap darurat telah disiapkan total 27 armada patroli jalan raya, 43 armada derek, 27 unit Polisi Jalan Raya, 9 unit rescue, dan 18 kendaraan ambulans.

Untuk itu pihak ASTRA Infra bekerja sama dengan kepolisian daerah setempat, dan bersama-sama menyiapkan manajemen lalu lintas untuk keadaan situasional.

"Bagi pengguna jalan tol yang memerlukan informasi maupun bantuan saat di jalan tol, ASTRA Infra memastikan bahwa petugas call center selalu siaga 24 jam," kata Krist.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved