Ibadah Umrah

Ibadah Umrah Akan Dibuka Bagi Jemaah Internasional. Ini 8 Syarat yang Wajib Dipenuhi Calon Jemaah

Pemerintah Arab Saudi kembali menerima jemaah internasional untuk melakukan umrah. Ada 8 persyaratan yang harus dipenuhi jemaah internasional.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter/ReasahAlharmain
Suasana Tawaf pada fase 1 pemulihan ibadah umrah. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Kerajaan Saudi Arabia sudah positif membuka kembali pintu bagi jemaah internasional pada bulan November.

Meski belum mengumumkan tanggal resmi pembukaan fase 3 pemulihan ibadah umrah, namun Kementerian Haji dan Umrah Saudi telah mengumumkan persyaratan berumrah bagi jemaah internasional.

Sebagaimana dilansir Arab News, syarat pertama adalah, jemaah harus berusia 18 sampai 50 tahun.

Kemudian syarat kedua ialah, jemaah harus bebas virus corona 2, yang dibuktikan oleh hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR).

Pelaksanaan tes PCR tak boleh lebih dari 72 jam sebelum keberangkatan, dan dilakukan di laboratorium yang terpercaya.

Syarat yang ketiga, calon jemaah harus mendaftar dulu untuk ibadah umrah, berdoa di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, serta mengunjungi Makam Nabi Muhammad.

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Eatmarna, yang memang khusus untuk registrasi jemaah umrah.

Syarat berikutnya, atau yang keempat, jemaah harus memiliki tiket pulang ke negaranya yang terkonfirmasi.

Syarat kelima, jemaah harus melakukan karantina selama 3 hari paling singkat, begitu tiba di Arab Saudi.

Hal itu dibuktikan dengan pemesanan hotel berikut makan tiga kali sehari selama masa karantina.

Syarat keenam adalah, calon jemaah juga sudah memesan kendaraan yang akan membawa mereka dari bandara ke hotel tempat karantina.

Lalu syarat ketujuh, calon jemaah harus memiliki asuransi perjalanan dengan pertanggungan lengkap.

Kemudian syarat kedelapan, calon jemaah harus terdaftar di agen penyelenggara umrah yang dipercaya Kemeterian Haji dan Umrah, untuk melakukan ritus ibadah di masa pandemi Covid-19.

Itulah 8 persyaratan yang wajib dipenuhi oleh calon jemaah umrah internasional.

Rute maskapai Saudia

Sampai saat ini Kementerian Kesehatan belum mengumumkan daftar negara yang sudah boleh mengirim jemaah umrah.

Namun, menurut Arab News, kemungkinan besar negara-negara itu sama dengan rute internasional yang akan diterbangi kembali oleh maskapai penerbangan Saudia Arlines pada November besok.

Pihak Saudia sendiri telah mengumumkan akan memulihkan rute internasional ke 33 destinasi, dan Jakarta termasuk di antaranya.

Kelompok jemaah

Untuk proses ibadahnya sendiri, jemaah internasional akan dibagi menjadi kelompok-kelompok dengan anggota 50 orang paling banyak.

Satu kelompok itu akan didapingi oleh pemandu yang sudah mendapat pelatihan protokol berumrah di masa pandemi Covid-19.

Sebuah program umrah yang menyeluruh telah disusun oleh pihak Kementerian, dan akan dijalankan oleh agen penyelenggara umrah.

Calon jemaah harus disiplin mengikuti program itu, dan tak bisa keluyuran sendirian.

Sebelumnya Arab News  mewartakan bahwa di fase 3 pemulihan ibadah umrah, jumlah jemaah yang boleh melakukan Tawaf dalam waktu bersamaan sebanyak 20.000 orang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved