Dampak Covid 19

Karena Wabah Covid 19, PT KAI Kembalikan 100 Persen Uang Pembelian Tiket

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengembalikan 100 Persen uang pembelian tiket, bagi calon penumpang yang membatalkan keberangkatannya.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Calon penumpang sedang memeriksa ketersediaan tiket melalui monitor yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

Wabah Covid-19 membuat banyak orang membatalkan bepergian, meski pun sudah memiliki tiket.

Hal itu dilakukan pula oleh calon penumpang kereta api.

Loket pembatalan tiket di Stasiun Pasarsenen pada Selasa (17/3/2020).
Loket pembatalan tiket di Stasiun Pasarsenen pada Selasa (17/3/2020). (Warta Kota/Angga Baghya N)

Menanggapi situasi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan mengembalikan 100 Persen uang pembelian tiket, bagi calon penumpang yang membatalkan keberangkatannya.

Hal ini dilakukan menyusul perpanjangan status darurat bencana Covid-19 hingga 29 Mei 2020.

Kebijakan pengembalian 100 persen ini berlaku bagi calon penumpang yang membatalkan perjalanan mulai tanggal 23 Maret, untuk keberangkatan sampai  29 Mei 2020.

"Kebijakan pengembalian bea pemesanan tiket 100 persen ini berlaku bagi perorangan maupun rombongan, dengan melampirkan identitas dan bukti pembelian tiket melalui proses di stasiun," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2020).

Sementar bagi calon penumpang yang melakukan transaksi tiket melalui aplikasi KAI Access, maka proses pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi tersebut, atau tidak perlu datang ke loket pembatalan di stasiun KA jarak jauh.

Rombongan

Untuk membatalkan tiket rombongan, calon penumpang harus memperhatikan beberapa persyaratannya. Seperti wajib melampirkan:

1. Surat permohonan pembatalan yang dilengkapi nomor rekening pemohon untuk pengembalian uang muka.

2. Melampirkan berita acara kesepakatan yang ditanda tangani pemohon angkutan rombongan dan pihak KAI.

3. Pemohon angkutan rombongan menyerahkan bukti setor uang muka yang sudah dibayarkan.

4. Khusus rombongan tiket yang belum tercetak, dan akan melakukan ubah jadwal diberikan kesempatan 1 kali)dalam rentang waktu 90 hari dari perjalanan yang dibatalkan. Namun selama tempat duduk masih tersedia.

"Kebijakan ini merupakan salah satu dari beragam upaya yang telah dilakukan PT KAI Daop 1, untuk mencegah penyebaran virus Corona Covid 19 di lingkungan transportasi," kata Eva.

Sebelumnya PT KAI Daop 1 juga telah menerapkan pengembalian uangea 100 persen pada penumpang yang harus membatalkan perjalanannya, karena kedapatan memiliki suhu badan di atas 38 derajat celsius.

Adapun pemeriksaan suhu tubuh tersebut dilakukan di area peron, sebelum calon penumpang naik kereta. (Joko Suprianto)

Sekarang Ada Pengaturan Jarak Antarmanusia di Stasiun KA

Warga Diminta Menunda Wisata ke Kepulauan Seribu

Tempat Hiburan dan Wisata Malam di DKI Jakarta Tutup pada 23 Maret - 5 April 2020

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved