PSBB Transisi

Jarang Terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Penerbangan hari Senin Lebih Banyak dari hari Minggu

Jumlah penerbangan di Bandara Soekarno Hatta meningkat di hari pertama PSBB transisi di Jakarta.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Angkasa Pura II
Pesawat Garuda Indonesia sedang taxi di Bandara Internasional Soekarno Hatta. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Masa pembatasan sosial ternyata bisa mempengaruhi jumlah penumpang transportasi antara-kota.

Setidaknya itu yang terlihat dari data pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pada hari pertama dimulainya PSBB Transisi lagi, Senin 12 Oktober 2020.

Terjadi kenaikan jumlah penerbangan sebanyak 5 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya.

Berdasarkan pantauan livedata dari Airport Operator Control Center (AOCC), jumlah pergerakan pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pada Senin 12 Oktober pukul 19.00 mencapai 454 penerbangan. Sementara pada Minggu 11 Oktober pukul 19.00 WIB sebanyak 430 penerbangan.

Jarang terjadi

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan tren peningkatan ini sangat jarang terjadi karena biasanya jumlah penerbangan pada hari pertama di awal minggu lebih rendah dibandingkan dengan akhir minggu.

“Minggu adalah waktu sibuk di bandara, di mana lalu lintas penerbangan cukup tinggi. Namun, pada hari pertama PSBB Transisi DKI Jakarta ini, lalu lintas penerbangan pada Senin justru lebih tinggi 5 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya.” ujar Muhammad Awaluddin.

“Secara total, jumlah penerbangan di 19 bandara PT Angkasa Pura II pada hari ini diperkirakan juga meningkat sekitar 5 persen. Salah satunya dipicu karena cukup ramainya penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta pada hari pertama PSBB Transisi ini,” lanjutnya .

Muhammad Awaluddin mengatakan peningkatan penerbangan sejalan dengan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan nasional.

Adapun saat ini PT Angkasa Pura II dan pemangku kepentingan di 19 bandara tengah menggalakkan Safe Travel Campaign, agar traveler tetap merasa nyaman dan aman untuk bepergian dengan pesawat.

Visa dan izin tinggal

Saat ini seluruh bandara PT Angkasa Pura II beroperasi juga dengan merujuk ke sejumlah peraturan, di antaranya yang terbaru adalah Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 26/2020 tentang visa dan izin tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Permenkumham Nomor 26/2020 tersebut mengatur mengenai orang asing yang dapat masuk ke wilayah Indonesia.

Berdasarkan peraturan tersebut, orang asing pemegang visa dan/atau izin tinggal yang sah dan berlaku dapat masuk ke wilayah Indonesia melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi tertentu, setelah memenuhi protokol kesehatan.

Visa tersebut ialah visa dinas, visa Diplomatik, visa kunjungan, dan visa tinggal terbatas.

Sedangkan izin tinggal terdiri dari izin tinggal dinas, izin tinggal diplomatik, izin tinggal terbatas, dan izin tinggal tetap.

Ketentuan, prosedur, syarat untuk mendapatkan visa atau izin tinggal dapat diketahui lengkap di Permenkumham Nomor 26/2020.

Belum ada VoA

Sementara itu, di Bandara Soekarno-Hatta berdasarkan Permenkumham tersebut, sampai saat ini belum menyediakan layanan visa kunjungan saat kedatangan (Visa on Arrival/VoA).

Permenkumham juga menyatakan bahwa pemberian bebas visa kunjungan masih dihentikan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved