Indonesia Care, Kampanye Penerapan Protokol Kesehatan di Sektor Pariwisata Indonesia

Indonesia Care, promosi penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE yang dilakukan pelaku industri pariwisata.

Editor: AC Pinkan Ulaan
kemenparekraf.go.id
Penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) di Industri Perhotelan. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Para pakar industri pariwisata sama-sama sepakat bahwa pandemi Covid-19 membuat perilaku wisatawan berubah.

Kini tuntutan wisatawan bertambah, yakni lingkungan yang sehat dan higienis di tempat wisata.

Tempat wisata di sini bukan hanya obyek wisata, melainkan melingkupi sarana akomodasi, transportasi, dan atraksi.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebenarnya sudah giat mengingatkan pelaku industri wisata, agar menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) di tempat usaha mereka.

Promosi

Namun penerapanan CHSE ini harus diikuti dengan promosi yang baik, sehingga sampai ke masyarakat dan memunculkan keyakinan untuk berwisata lagi.

Menurut Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, dalam keterangannya, Selasa (6/10/2020), hampir seluruh destinasi wisata dan pelaku wisata di seluruh Indonesia telah menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE.

Namun, perlu ada kerja sama antara pengusaha hotel, wisatawan, serta pemerintah pusat dan daerah untuk mempublikasikan penerapan protokol kesehatan.

“Kita perlu mempublikasikan, menginformasikan kepada dunia dan domestik bahwa protokol-protokol kesehatan sudah diterapkan di seluruh touch point customer journey di Indonesia, seperti di bandara dan di hotel,” kata Nia.

Indonesia Care

Lebih lanjut Nia mengatakan, kampanye penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE salah satunya bisa dilakukan dengan mengunggah materi publikasi yang memperlihatkan penerapan protokol kesehatan ke media sosial dengan menambahkan tagar #indonesiacare.

Indonesia care merupakan kampanye nasional yang diluncurkan Kemenparekraf/Baparekraf, untuk mengimplementasikan protokol kesehatan sekaligus verifikasi guna menghadirkan destinasi yang bersih, sehat, aman, dan lingkungan yang lestari.

"Indonesia Care" atau disingkat "I Do Care" menunjukkan komitmen bangsa Indonesia, khususnya seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kepada masyarakat dunia bahwa Indonesia sangat peduli, atas kebaikan bersama untuk menjaga kebersihan, higienitas, dan pelayanan tanpa kontak langsung untuk keamanan sesama.

“Teman-teman industri (perhotelan), kita harus sama-sama mempublikasikan. Industri bisa mengunggah pesan atau materi pelaksanaan protokol kesehatan melalui media sosial masing-masing dengan menambahkan tagar #indonesiacare untuk kita amplify di kanal komunikasi indonesia.travel," kata Nia.

Dengan usaha bersama dalam penerapan dan kampanye protokol kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Sehingga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa kembali bergerak, produktif, namun tetap aman dari Covid -19," ujar Nia. (Ign Agung Nugroho)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved