Wabah Covid 9

Singapore Airlines Menjual Pengalaman Bersantap di A380 dalam Program Restaurant A380 @Changi

Singapore Airlines menggelar program Restaurants A380 @Changi, untuk memberikan pengalaman A380 sekaligus memberdayakan pesawat jenis itu.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
singaporeair.com
Airbus A380-800 milik Singapore Airlines. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Turunnya minat orang untuk bepergian membuat turun pemasukan maskapai penerbangan, sehingga banyak yang terancam bangkrut.

Maka tak mengherankan bila segala upaya dilakukan, demi mempertahankan hidup perusahaan.

Hal ini pula yang dialami maskapai penerbangan asal Singapura, Singapore Airlines (SIA).

Dampak pandemi Covid-19 ini membuat armada A380 milik SIA menganggur, karena memang terlalu sedikit penumpang yang ada.

Mengerahkan pesawat berkapasitas 800-an penumpang ini di masa pandemi Covid-19 ini tentu tidak ekonomis.

Singapore Airlines akan mengubah pesawat A380 milik mereka menjadi restoran, dalam program bertajuk Restaurant A380 @Changi.
Singapore Airlines akan mengubah pesawat A380 milik mereka menjadi restoran, dalam program bertajuk Restaurant A380 @Changi. (singaporeair.com)

A380 jadi restoran

Sebagaimana diwartakan laman Simple Flying, konon SIA akan mengubah armada pesawat berbadan bongsor ini menjadi restoran bernama "Restaurant A380 @Changi".

Tidak secara permanen, tetapi hanya dua hari pada 24 dan 25 Oktober 2020.

Tampaknya, SIA menawarkan pengalaman menyantap makanan di pesawat A380, meskipun pesawat tersebut tidak mengudara.

Maklum, tidak banyak orang yang punya pengalaman naik pesawat keluaran Airbus ini, karena harga tiketnya tergolong mahal.

Karena itu, kini pengalaman tersebut ditawarkan dan harganya mungkin cukup terjangkau. Setidaknya lebih murah dari tarif perjalanan Singapura menuju Melbourne, Australia, atau Singapura - Beijing, Tiongkok.

Namun pihak SIA memang belum mengumumkan harga pengalaman bersantap di A380 itu.

Suasana penerbangan

Maskapai milik Pemerintah Singapura itu hanya menyampaikan bahwa suasananya akan dibuat seperti dalam penerbangan.

Artinya para tamu akan dilayani para pramugari, yang membagikan kotak penganan sambil mendorong troli di lorong pesawat.

Menu yang akan disajikan adalah menu internasional, sebagaimana menu dalam penerbangan sesungguhnya.

Meski begitu, SIA juga akan menampilkan menu Peranakan, alias masakan inkulturasi budaya Tiongkok dan Melayu, yang dibuat oleh chef ternama Singapura, Shermay Lee.

Para awak kabin dalam program Restaurant A380 @Changi akan mengenakan seragam Singapore Airlines dari berbagai masa.
Para awak kabin dalam program Restaurant A380 @Changi akan mengenakan seragam Singapore Airlines dari berbagai masa. (singaporeair.com)

Seragam jadul

Para awak kabin yang bertugas akan mengenakan seragam SIA dari masa ke masa, alias jadul (zaman dahulu), untuk menambah seru suasananya.

Masyarakat Singapura yang tertarik dengan program ini, diminta juga datang mengenakan baju tradisional masing-masing. Misalnya sarung dan kebaya, sari, bahkan kilt atau rok khas bangsa Skotlandia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved