Libur Natal dan Tahun Baru

Bandara Soekarno Hatta Sepi, dan Ini Dugaan Penyebabnya

Memasuki hari ketujuh libur Natal dan Tahun Baru, Bandara Soekarno Hatta (Soetta) tampak tak seperti biasanya saat liburan.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Suasana Terminal Keberangkatan 1A yang lengangpada Kamis (26/12/2019). 

Memasuki hari ketujuh libur Natal dan Tahun Baru, Bandara Soekarno Hatta (Soetta) tampak tak seperti biasanya saat liburan.

Tak terlihat gelombang calon penumpang berdatangan. Bahkan di sejumlah terminal terlihat sepi.

Pantauan Warta Kota, pergerakan penumpang di Terminal 1 Domestik terlihat biasa saja. Tak banyak terlihat pertambahan jumlah penumpang yang hilir mudik.

Baik itu di lokasi Keberangkatan atau Kedatangan. Suasana jalan pun tidak ramai dilalui kendaraan.

Chief of Officer in Charge Bandara Soetta, Achmad Chairul menjelaskan, pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini memang terjadi penurunan jumlah penumpang. Bahkan angkanya terbilang tajam.

Chief of Officer in Charge Bandara Soetta Achmad Chairul
Chief of Officer in Charge Bandara Soetta Achmad Chairul (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Saat ini sektor penerbangan mengalami tsunami flight. Terjadi penurunan dari hari ke harinya," ujar Achmad di Posko Nataru Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (26/12/2019).

Tahun 2018, katanya, ada sekitar 214.000 penumpang, tapi tahun 2019 hanya 198.000 penumpang.

Berdasarkan jumlah itu, terhitung mengalami penurunan penumpang sebanyak 11 persen. Sedangkan total penerbangan menyusut berkisar 9 persen.

Prediksi lonjakan

Namun pihaknya tetap terus siaga berjaga, sebab diprediksi lonjakan penumpang terjadi menjelang akhir tahun ini.

"Puncaknya diprediksi pada tanggal 29 Desember, ini kami antisipasi," ucapnya.

"Dibanding hari - hari kemarin, terjadi penurunan penumpang sebesar 2,1 persen," kata Achmad.

Tabel jumlah penumpang di Bandara Soekarno Hatta
Tabel jumlah penumpang di Bandara Soekarno Hatta (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Penyebab

Tentunya muncul pertanyaan soal penyebab sepinya Bandara Soetta di masa liburan Nataru 2019.

"Terjadinya penurunan jumlah penumpang karena adanya beberapa faktor, salah satunya infrastruktur yang sudah bagus," ujar Achmad.

Menurut dia pembangunan infrastruktur, dalam hal ini jalan raya dan jalan tol, begitu masif.

"Infrastruktur di luar bandara sudah banyak, seperti jalan tol dan moda transportasi lainnya," ucapnya.

Alhasil masyarakat beralih menggunakan transportasi darat dibandingkan udara. Mereka cenderung memakai kendaraan pribadi untuk ke luar kota dengan memaanfaatkan insfratruktur yang sudah dibangun pemerintah.

"Sehingga berdampak jumlah penurunan penumpang di Bandara Soetta ini," tandas Achmad. (Andika Panduwinata)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved