Hotel Santika Premiere Bintaro Tawarkan Menu Kekinian Croffle

Ada satu lagi tempat untuk menikmati croffle, yaitu di Hotel Santika Premiere Bintaro.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/AC Pingkan
Croffle ala Hotel Santika Premiere Bintaro disajikan dengan es krim stroberi dan buah-buahan. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Hotel Santika Premiere Bintaro kini memiliki menu croffle yang sedang kekinian itu lho.

Penganan bernama croffle ini memang sedang hits di Jakarta dan sekitarnya, karena selain memang masih baru ada sensasi yang menyenangkan di mulut saat menyantapnya.

Sejatinya croffle itu adalah perkawinan antara croissant dan waffle, sehingga ia memiliki kerenyahan dan rasa mentega dari croissant sekaligus fleksibilitas waffle dalam kreasi penyajiannya.

Maka croffle bisa dimakan dengan sirup gula, taburan gula halus, es krim, atau buah-buahan seperti layaknya waffle.

Triple Citrus adalah minuman segar yang nikmat untuk pemuas dahaga. Minuman ini bisa diperoleh di Santika Premiere Bintaro pada bulan Oktober ini.
Triple Citrus adalah minuman segar yang nikmat untuk pemuas dahaga. Minuman ini bisa diperoleh di Santika Premiere Bintaro pada bulan Oktober ini. (Istimewa/Santika Premiere Bintaro)

 

Selain itu, croffle bisa disantap kapan saja, meski pun croissant dan waffle sesungguhnya adalah penganan sarapan.

Setidaknya di Indonesia, croffle cocok juga sebagai pencuci mulut atau camilan pada sore hari.

Karena sedang hits, semakin banyak kafe dan hotel yang kini juga menyajikan croffle sebagai salah satu menunya.

Dengan begitu masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam menikmati sajian croffle.

Dengan es krim

Saya diundang Tanita Pribadi, PR Executive Hotel Santika Premiere Bintaro untuk menyicipi croffle ala mereka.

Di sini croffle disajikan bersama es krim stroberi serta potongan buah stroberi, kiwi, dan peach, sehingga, menurut saya, menghasilkan keseimbangan rasa yang menambah kepuasan bagi yang menyantapnya.

Crofflenya sendiri sangat renyah, sehingga masih terdengar bunyi "kresss" saat dikunyah, yang menunjukkan ciri-ciri croissant tidak hilang dari "perkawinan" dengan waffle ini.

Rasa mentega yang meleleh di mulut kemudian mengikuti sensasi bunyi tadi, memperkuat ciri-ciri pastry asal Austria tapi lebih berasosiasi dengan Prancis tersebut.

Namun ada sensasi baru yang juga terasa dari croffle ala Hotel Santika Premiere Bintaro ini, yakni rasa garing yang lebih dari sekadar kerenyahan croissant.

Saya menduga kegaringan yang lebih ini adalah hasil dari menekan lapisan pastry croissant di panggangan waffle, sehingga ada bagian yang menjadi lebih kering dari sekitarnya.

Tapi ini kegaringan yang positif ya, sehingga menambah nilai dari croffle ini.

Apalagi dari setiap kunyahan bagian yang garing ini muncul rasa manis karamel, yang mungkin lagi hasil dari proses produksi di panggangan waffle tadi.

Panas sekaligus tindihan tadi menyebabkan gula dalam adonan croissant menjadi karamel, dan menciptakan sensasi yang lebih nikmat dalam setiap kunyahan.

Saya pribadi lebih suka croffle yang disajikan hangat, sebab rasa buttery khas croissant lebih terasa.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved