Masyarakat Sudah Boleh Berlibur ke Taman Safari Indonesia di Puncak, tapi Pahami Persyaratannya ya

Masyarakat sudah boleh lagi berkunjung ke Taman Safari Indonesia di Cisarua, Puncak, asal memenuhi persyaratan dari Pemkab Bogor

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Hironimus Rama
Ade Yasin, Bupati Bogor, membezuk Bonesia, bayi gajah yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Puncak, beberapa waktu lalu, Kamis (26/8/2021). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Siapa yang kangen jalan-jalan ke objek wisata? Pastinya banyak yang tunjuk tangan ya.

Hanya saja, meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di aglomerasi Jabodetabek turun ke Level 3, taman wisata belum boleh beroperasi kembali.

Namun, masyarakat yang ingin berwisata ke Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, di Puncak, Kabupaten Bogor, sudah boleh datang.

Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua mendapat dispensasi dari Pemerintah Kabupaten Bogor, sehingga sudah boleh menerima pengunjung lagi. Keterangan foto: Ade Yasin, Bupati Bogor, berkunjung ke TSI pada Kamis (26/8/2021).
Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua mendapat dispensasi dari Pemerintah Kabupaten Bogor, sehingga sudah boleh menerima pengunjung lagi. Keterangan foto: Ade Yasin, Bupati Bogor, berkunjung ke TSI pada Kamis (26/8/2021). (Warta Kota/Hironimus Rama)

 

Pemerintah Kabupaten Bogor memberi dispensasi bagi Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, sehingga mereka boleh menerima pengunjung lagi.

Namun ingat ya, tetap disiplin protokol kesehatan terutama memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Membeli pakan

Setelah hampir dua bulan tidak beroperasi, TSI Cisarua akhirnya mendapat izin beroperasi lagi dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Ada alasan kuat dalam pemberian dispensasi ini, sebagaimana dijelaskan Bupati Bogor, Ade Yasin pada Kamis (26/8).

Sebagai pusat konservasi binatang ex-situ yang dimiliki pihak swasta, Taman Safari Indonesia tidak mendapat bantuan pendanaan dari Pemerintah.

"Mereka kesulitan untuk membeli pakan, dan biaya rumah sakit hewan cukup tinggi, sehingga saya beri pengecualian untuk konservasi boleh buka. Itupun hanya safari journey," kata Ade.

Safari journey

Maka, bila Anda berkunjung ke sana pada akhir pekan ini, jangan harap menemukan suasana Taman Safari seperti sebelum pandemi Covid-19.

Tidak semua wahana di TSI Cisarua dibuka untuk umum, karena hanya zona konservasi saja yang boleh dibuka, di masa PPKM Level 3 sampai 31 Agustus 2021.

Berarti tidak bisa jalan-jalan ke curug, atau berenang, atau hanya sekadar main-main di taman bermain.

"Tempat berkumpul seperti wahana pertunjukan dan lainnya belum boleh beroperasi,” kata Ade kembali dengan tegas.

Prokes di restoran

Namun pengunjung tetap masih bisa makan di restoran di sana, meski berlaku pembatasan jumlah pengunjung 50 persen dari kapasitas normal.

Saat makan pun diberi batas waktu 30 menit per orang, untuk mem perkecil risiko penularan virus corona 2 saat makan.

Prokes beribadah

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved