DW Menyamar jadi Istrinya untuk Mengelabui Petugas Satgas Covid-19 di Bandara Halim Perdana Kusuma

Seorang penumpang maskapai udara Citilink menyamar sebagai perempuan untuk mengelabui petugas Satgas Covid-19, karena hasil tes PCR-nya positif.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Pixabay.com/tagechos
Seorang penumpang maskapai udara Citilink menyamar sebagai perempuan untuk mengelabui petugas Satgas Covid-19, karena hasil tes PCR-nya positif. Keterangan foto: Ilustrasi. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Protokol bepergian antarkota antarprovinsi di Indonesia di masa pandemi Covid-19 sudah tergolong ketat, demi mencegah meluasnya penyebaran virus SARS-CoV-2.

Sayangnya, ternyata ada orang-orang yang tidak peduli dengan kondisi pandemi ini, dan melakukan berbagai cara untuk mengelabui petugas penegak protokol kesehatan.

Caranya macam-macam, namun yang paling mencengangkan adalah pria menyamar menjadi perempuan, dan memakai baju muslim lengkap dengan cadarnya.

Sebagaimana dilansir CNN, seorang penumpang Citilink rute Jakarta - Ternate berinisial DW melakukan aksi penyamaran itu, demi bisa naik ke pesawat.

Tak memenuhi syarat

Tindakan ini dilakukan DW karena dia tak memenuhi syarat untuk bisa bepergian di masa pandemi Covid-19.

Untuk diketahui, saat ini Pemerintah memberlakukan syarat tes PCR bertanggal H-2 keberangkatan dnegan hasil negatif, dan sertifikat vaksinasi minimal dosis pertama.

Rupanya tes PCR DW menunjukkan hasil positif, yang artinya dia mengidap Covid-19 sehingga tak boleh bepergian, dan harus melakukan isolasi.

Namun DW tetap ingin berangkat, meski tubuhnya membawa virus yang bisa menular ke orang lain.

Maka dia menyamar sebagai istrinya, yang hasil tes PCR-nya negatif. Dia memakai identitas sang istri untuk membeli tiket pesawat.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved