Restoran Indonesia Rasa Kita Dibuka di Istanbul, Memperkenalkan Indonesia Lewat Gastrodiplomacy

Restoran Indonesia di luar negeri juga bisa menjadi sarana mempromosikan pariwisata Indonesia, lewat jalur perut.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/kemlu.go.id
Konsul Jenderal RI di Istanbul Imam As’ari meresmikan rumah makan Rasa Kita di Istanbul, Sabtu (10/7/2021). Restoran Indonesia di luar negeri juga memiliki manfaat mempromosikan Indonesia. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Promosi pariwisata Indonesia banyak caranya, salah satunya lewat jalan perut alias kuliner.

Maka, ketika sebuah rumah makan Indonesia dibuka di wilayah Kaghitane, Istanbul, Turki, ia bukan hanya sekadar usaha rumah makan melainkan sebuah promosi Indonesia.

"Rumah Makan 'Rasa Kita' tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyedia kuliner, namun juga ikut andil dalam menggerakkan diplomasi gastro Indonesia di manca negara. Menyerap tenaga kerja dengan penguatan inovasi, stimulus dan solusi mitigasi di tengah masa pandemi,” kata Konsul Jenderal RI di Istanbul Imam As’ari, sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri.

Rumah makan Rasa Kita ini resmi dibuka secara pada Sabtu (10/07/2021).

Berlokasi di Kaghitane, ssebuah kawasan melting pot di Istanbul, yang memiliki daya tarik tersendiri bagi warga maupun wisatawan di Istanbul.

Jenny, pemilik rumah makan Rasa Kita, mengharapkan Rasa Kita akan memberi banyak kemudahan bagi wisatawan, baik warga Turki maupun warga negara Indonesia, dalam menemukan kepuasan kuliner selama kunjungannya di Istanbul.

Gastrodiplomacy

Friends of Indonesia dan para pelajar Indonesia turut hadir dalam acara pembukaan Rasa Kita, yang berlangsung dengan penuh kehangatan dan rasa saling percaya dalam persahabatan.

Hal ini membuktikan bahwa gastrodiplomacy tidak hanya mampu mendatangkan manfaat bagi perekonomian sebuah negara, tetapi juga menciptakan asosiasi positif antara masakan yang disajikan dengan budaya yang diwakilinya.

Maka, membuka rumah makan di Indonesia di Istanbul juga bisa dilihat sebagai langkah strategis dalam mempromosikan Indonesia.

Pasalnya, Istanbul adalah salah satu destinasi favorit wisatawan seluruh dunia. Hal ini bisa dilihat dari data Istanbul Statistical Office, yang menunjukkan bahwa pada tahun 2019 ada 103 juta orang berkunjung ke kota ini.

Secara persentase, 63 persen di antaranya adalah pengunjung internasional.

Angka tersebut memang turun drastis pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19. Namun pada kuartal pertama 2021, mulai terjadi peningkatan signifikan jumlah kunjungan wisatawan asing ke kota tersebut, yakni 82 juta kedatangan. (*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved