Kasus Covid-19 Naik Menjelang Liburan Sekolah, Fraksi PSI Usul Anak-anak Dilarang Masuk Tempat Umum

Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI mengeluarkan aturan, melarang anak-anak masuk ke tempat umum termasuk objek wisata.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota
Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI mengeluarkan aturan, melarang anak-anak masuk ke tempat umum termasuk objek wisata selama kasus penularan Covid-19 masih tinggi. Keterangan foto: Kolam Renang menjadi salah satu wahana favorit anak-anak di Taman Pemuda Pratama, Jalan Sairin RT 01/11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Berwisata tanpaknya bakal jadi impian semata bagi anak-anak, yang sebentar lagi akan memasuki masa liburan sekolah.

Maklum saja, kasus Covid-19 sedang meningkat di berbagai tempat di Pulau Jawa dan Sumatra, yang merupakan destinasi liburan masyarakat.

Bahkan di DKI Jakarta kasus Covid-19-nya sudah sampai mengkhawatirkan, sebab juga menjangkiti anak-anak.

Karena itu Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov DKI melarang anak-anak masuk ke tempat umum. Termasuk tempat wisata dan pusat perbelanjaan.

PSI berharap langkah itu dapat melindungi anak-anak dari paparan Covid-19.

Mengubah paradigma

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad, mengatakan bahwa selama ini masyarakat memandang rendah risiko penularan Covid-19 kepada anak-anak.

Namun paradigma itu harus diubah mengingat kasus pada anak-anak justru meningkat belakangan ini.

“Sekarang kondisinya berubah, di Jakarta itu satu dari enam pasien Covid-19 adalah anak-anak. Mereka menjadi rentan dan wajib dilindungi,” kata Idris pada Selasa (22/6/2021).

Idris berpendapat perlu campur tangan Pemerintah dan orangtua untuk melindungi anak-anak, karena anak-anak belum dapat bertanggung jawab dan mampu melindungi dirinya sendiri dari paparan Covid-19.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved