Jangan Lupa Tes PCR atau Rapid Antigen Bila Ingin Berwisata ke Kabupaten Bogor

Untuk jalan-jalan ke Kabupaten Bogor, wisatawan harus menunjukkan surat keterangan bebas Covid-19, hasil pemeriksaan PCR dan rapid test antigen.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Jajaran pimpinan Kabupaten Bogor, yakni Bupati Bogor, Ade Yasin; Kapolres Bogor, AKBP Harub; dan Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Inf Sukur Hermanto sepakat melakukan penyekatan pendatang ke wilayahnya. 

WARTA KOTA TRAVEL - Bogor hanya berjarak kurang dari 100 meter dari kota Jakarta. 

Namun, bila ingin berwisata ke Puncak, Sentul, dan objek wisata lainnya di Kabupaten Bogor pada saat ini, wisatawan harus memiliki surat bebas Covid-19 berupa keterangan negatif dari hasil pemeriksaan PCR dan rapid test antigen.

Itulah persyaratan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Bogor, sejak kasus Covid-19 di wilayah itu terus meningkat selama sebulan ini. Tepatnya usai libur Lebaran 2021.

Data monitoring harian Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menunjukkan penularan virus mencapai lebih dari 90 orang per hari.

Pada Kamis (17/6/2021) ada 98 orang terkomfirmasi positif Covid-19.

Untuk mencegah penularan virus lebih luas, Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor kembali memperketat wilayah, khususnya bagi wisatawan yang datang ke Bogor.

Putar balik

"Wisatawan luar yang datang ke Kabupaten Bogor kami wajibkan membawa bukti rapid test atau PCR negatif," kata Bupati Bogor Ade Yasin, Jumat (18/6/2021).

Apabila tidak dapat menunjukan persyaratan itu, lanjutnya, petugas di lapangan akan memutar balik kendaraan.

Sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin lebih memilih mengurangi mobilitas orang dengan penyekatan dan persyaratan hasil tes Covid-19.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved