Pusat Kuliner di Pamulang jadi Sasaran Operasi Yustisi Prokes

Kerumunan massa di pusat kuliner dibubarkan petugas, dalam Operasi Yustisi di Kecamatan Pamulang dalam rangka menekan penyebaran Covid-19.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Operasi Yustisi di Kecamatan Pamulang dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 dan Cipta kondisi, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan mengantisipasi kerumunan di wilayah hukum Polsek Pamulang. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Meskipun kasus Covid-19 di wilayah aglomerasi Jabodetabek tengah meningkat lagi, ternyata masih banyak orang yang mengabaikan protokol kesehatan.

Hal inilah yang terjadi di Pamulang, Tangerang Selatan pada Sabtu (19/6), di mana banyak orang berkerumun di pusat kuliner.

Alhasil kerumunan itu dibubarkan oleh aparat gabungan dari 3 pilar di Kecamatan Pamulang. Orang-orang itu disuruh pulang.

Pemilik kafe dan warung makan yang menjadi sumber kerumunan pun mendapat teguran keras dari petugas.

 

Kamtibmas dan kerumunan

Kapolsek Pamulang, Kompol Sujarwo, yang langsung memimpin patroli yustisi kepatuhan masyarakat terhadap prokes itu, menjelaskan bahwa penekanan dalam operasi itu adalah gangguan kamtibmas dan keramaian atau kerumunan orang.

Maka operasi yustisi kemarin ditujukan ke Pasar Kita di Jalan Pajajaran Raya, Kelurahan Pamulang Barat, serta Ruko Pamulang Permai Witana Harja di Jalan Siliwangi Raya, Kelurahan Pamulang Barat.

"Kami berikan teguran kepada pengelola Pasar Kita, di mana didapati tempat-tempat jajan di sana masih belum jaga jarak. Serta kami imbau pengunjung yang selesai makan agar tidak nongkrong, namun segera pulang," kata Sujarwo.

Selain memberikan imbauan penerapan Prokes Covid-19, petugas juga membagikan 150 masker kepada pengunjung tempat itu.

Sujarwo menjelaskan bahwa patroli mobile 3 pilar ini dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 dan Cipta kondisi, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan mengantisipasi kerumunan di wilayah hukum Polsek Pamulang.

"Kami kerahkan 46 personel gabungan dari Polsek, TNI dan Satpol PP," katanya.

Operasi Yustisi di Kecamatan Pamulang, Sabtu (19/6/2021), juga menyasar kafe-kafe, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di tempat usaha itu.
Operasi Yustisi di Kecamatan Pamulang, Sabtu (19/6/2021), juga menyasar kafe-kafe, untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di tempat usaha itu. (Istimewa)

 

Sasarannya adalah lokasi rawan kerumunan, dan mendatangi lokasi yang digunakan untuk nonton bareng pertandingan sepak bola.

"Juga lokasi rawan 3C yakni curat, curas dan curanmor, rawan tawuran, dan rawan gesekan antar-ormas," ujarnya.

Sujarwo memastikan bahwa pihaknya akan melakukan operasi ini secara berkala untuk menekan penyebaran Covid-19.

Selain itu petugas juga terus memberikan imbauan penerapan protokol kesehatan ke masyarakat

"Imbauan agar disiplin 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas di tempat umum," tandasnya.

Covid-19 di Tangsel

Menurut data yang dilansir lawancovid19.tangerangselatankota.go.id, jumlah kasus positif Covid-19 di Kecamatan Pamulang saat ini berjumlah 2.646, mulai dari awal pandemi sampai saat ini.

Sedangkan jumlah kasus positif di Kota Tangsel sampai 20 Juni 2021 sebanyak 11.982, sejak pandemi ini dimulai tahun 2020. (Budi S Malau)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved