Varian Baru Virus Corona 2 adalah Salah Satu Penyebab Arab Saudi Belum Umumkan Soal Haji

Gelombang terbaru serangan Covid-19 di dunia menjadi salah satu alasan Arab Saudi belum mengeluarkan informasi resmi tentang Ibadah Haji 1442 H.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Twitter/HajMinistry
Gelombang terbaru serangan Covid-19 di dunia menjadi salah satu alasan Arab Saudi belum mengeluarkan informasi resmi tentang Ibadah Haji 1442 H. Keterangan foto: Suasana Tawaf pada Ibadah Haji 1440 Hijriah atau tahun 2020. Pandemi Covid-19 membuat Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membatasi jumlah jemaah Ibadah Haji. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Mutasi virus Covid-19 serta kelangkaan vaksin Covid-19 disebut sebagai penyebab Pemerintah Arab Saudi belum juga mengeluarkan pengumuman resmi terkait Ibadah Haji 1442 H.

Hal ini diungkapkan Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali, sebagaimana dilansir laman Direktoran Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

"Mutasi virus covid-19, kelangkaan vaksin, dan perkembangan wabah Covid-19 menjadi alasan Saudi belum mengumumkan mekanisme penyelenggaraan haji tahun ini," kata Endang pada Minggu (6/6/2021).

"Plt Menteri Media/Penerangan Saudi, Majid bin Abdullah Al-Qashabi, memang secara berkala memberikan penjelasan melalui konferensi pres terkait perkembangan Covid-19. Dan penjelasan tentang alasan belum umumkan teknis operasional haji disampaikan dalam konferensi pers hari ini," sambungnya.

Sesuai keputusan Indonesia

Endang mengatakan, penjelasan Saudi ini mengkonfirmasi pernyataan Menag Yaqut Cholil Qoumas, dalam jumpa pers pada 3 Juni 2021, tentang belum ada informasi resmi apapun dari Saudi terkait operasional haji.

"Indonesia sudah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah tahun ini. Keputusan itu diambil setelah proses persiapan dan diplomasi panjang. Faktanya, pandemi global masih belum terkendali dan Saudi juga tak kunjung beri informasi," tandas Endang.

Sementara, sebagaimana dilansir Arabnews, Majid Al-Qashabi menyatakan bahwa Pemeritah Srab Saudi tak menginginkan Ibadah Haji menjadi episenter penyebaran virus corona di Arab Saudi maupun negara-negara Islam lainnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved