Perhatikan Fitur Frekwensinya ketika Membeli Ponsel 5G pada Saat ini

Saat membeli ponsel baru 5G, pastikan frekwensi yang diusung operator seluer yang kita gunakan, serta frekwensi di ponsel tersebut.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Pixabay.com/Mohamed Hassan
Untuk bisa menikmati teknologi 5G, masyarakat harus memiliki ponsel 5G. Saat membeli ponsel baru, pastikan frekwensi yang diusung ponsel tersebut. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Teknologi seluler 5G kini telah beroperasi di Indonesia, setelah Telkomsel meluncurkan layanan ini pada Kamis (27/5).

Namanya juga 5G, yang artinya Generasi ke-5 dari teknologi nirkabel, sudah pasti teknologi lebih canggih dari 4G yang kita gunakan saat ini.

Seperti apa canggihnya, mungkin yang paling mudah dijeladkan adalah koneksi internet yang lebih cepat, lebih stabil, dan segala yang lebih baik dari 4G.

Performa yang lebih tinggi ini dipastikan akan meningkatkan efisiensi, memberikan pengalaman berinternet yang lebih baik, dan mendorong kinerja industri.

Ganti ponsel

Hanya saja, untuk menikmati segala kecanggihan itu, dibutuhkan ponsel pintar yang sudah mendukung teknologi 5G.

Hal ini bukan hal baru, sebab setiap kali teknologi seluler melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, pasti masyarakat harus mengganti ponsel yang sesuai dengan teknologi baru itu.

Namun inilah proses yang menyebalkan dari peralihan teknologi seluler, karena masih sedikit pilihan ponsel pintar teknologi baru itu di pasaran.

Apalagi bila memiliki dua nomor ponsel dari operator yang berbeda, tentu ponsel baru itu harus bisa bekerja di  frekuensi yang digunakan kedua operator tersebut.

Untuk pelanggan Telkomsel saat ini, yang pasti smartphone itu telah mendukung 5G Band 40, atau 2.300 MHz.

Untungnya, untuk layanan 5G ini pelanggan Telkomsel tak perlu mengganti SIM Card juga, seperti dulu waktu peralihan dari 3G ke 4G. Ketika itu para pelanggan Telkomsel harus datang ke GraPARI untuk menukar SIM Card dengan SIM 4G.

Kriteria yang harus dimiliki ponsel pintar itu ialah mampu menangkap sinyal di frekuensi High Bands (24GHz-40 GHz), Mid Bands (1GHz-2,6GHz dan 3,5Ghz-6GHz), atau Low Bands (di bawah 1GHz).

Seperti sudah disebutkan, jaringan 5G Telkomsel ini berjalan di Band 40, atau bekerja di frekuensi 2300 MHz (Mid Bands).

Untuk diketahui, Band 40 ini merupakan frekuensi yang tak selalu diusung semua merek dan tipe ponsel 5G.

Karena itu, sebelum membeli ponsel 5G, pahami dulu frekwensi yang digunakan operator langganan kita.

Ponsel untuk 5G Telkomsel

Berikut ini adalah beberapa ponsel pintar yang beredar di Indonesia, dan telah mendukung Band 40:

- Apple iPhone 12, 12 Pro

- Huawei Mate 40 Pro, Mate 40 Pro+

- Huawei Nova 7

- Xiaomi Poco M3 Pro 5G

- Oppo Reno 5 5G

- Oppo A74 5G

- Realme X50 Pro 5G

- Samsung Galaxy S21 5G, S21+ 5G, S21 Ultra 5G

- Samsung Galaxy A32 5G

- Vivo X50 Pro

- Vivo V21 5G

Biasanya, merek-merek ponsel di atas itu akan melakukan pengembangan sehingga menghasilkan produk dengan spektrum lebih luas, sehingga kompatibel dengan band yang digunakan semua operator seluler di Indonesia.

Masih terbatas

Saat ini layanan 5G Telkomsel ini baru beroperasi di kawasan Jabodetabek, Solo, Medan, Balikpapan, Denpasar, Surabaya, Makassar, dan Bandung.

Itupun belum merata di seantero kotra itu. Untuk wilayah Jabodetabek, layanan ini baru hadir di Pondokindah, Pantai Indah Kapuk, Kelapahading, Widya Chandra, BSD, dan Alam Sutera Tangerang Selatan.

Pasalnya masih banyak yang harus dilakukan Telkomsel untuk memeratakan layanan ini, antara lain meningkatkan teknologi BTS yang terdapat di kawasan ini.

Biayanya sudah dipastikan besar, sehingga pekerjaan ini dilakukan bertahap. (Fandi Permana)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved