Wisata Bogor

Mengulangi Pelanggaran Prokes, Boash Water Park Kena Denda Rp25 juta

Pengelola Boash Water Park di Desa Bantarkambing, Kabupaten Bogor harus membayar denda Rp25 juta, karena mengulangi pelanggaran protokol kesehatan.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Pengelola Boash Water Park di Desa Bantarkambing, Kabupaten Bogor harus membayar denda Rp25 juta, karena mengulangi pelanggaran protokol kesehatan. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Gara-gara "keras kepala", pengelola Boash Water Park di Kabupaten Bogor harus membayar denda Rp25 juta.

Bukan hanya itu, mereka tidak boleh beroperasi untuk sementara waktu, mendapat pengawasan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Padahal taman hiburan air lainnya di Kabupaten Bogor tidak ada yang terkena sanksi seberat itu.

Pelanggaran prokes

Objek air di Kabupaten Bogor memang menjadi favorit wisatawan pada libur Lebaran 2021 lalu.

Bahkan sejumlah kolam renang dipadati pengunjung sehingga pelanggaran protokol kesehatan tak terhindari.

Namun dari sejumlah objek wisata air ini, hanya Boash Water Park yang terletak di Desa Bantarkambing, Kecamatan Rancabungur, yang terancam didenda karena melanggar protokol kesehatan

Hal itu diungkapkan Bupati Bogor Ade Yasin di Cibinong pada Senin (17/5/2021).

"Ada satu objek wisata yang terancam kena sanksi sebesar Rp 25 juta, yaitu kolam renang milik Yayasan atau Kampus Bi Ashokal Hajar," kata Ade.

Politisi asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menerangkan bahwa objek wisata Boash ini mengabaikan protokol kesehatan terkait PPKM Mikro.

Pelanggaran yang dilakukan adalah  tidak mengindahkan aturan pembatasan pengunjung, sebesar 50 persen dari kapasitas normal, sehingga terjadi kerumunan.

Mengulangi

"Sebenarnya ada banyak objek wisata lain yang melanggar prokes, namun ketika sudah ditegur Satgas Covid-19 besoknya mereka tertib," ujar Ade.

Hal serupa, lanjut Ade, tidak dilakukan Yayasan atau Kampus Bi Ashokal Hajar ini sebagai pengelola Boash Water Park ini.

"Meski sudah ditegur mereka tetap melanggar prokes, hingga Satgas Covid 19 Kabupaten Bogor memberikan sanksi denda tipiring sebesar Rp 25 juta," katanya.

Pemkab Bogor akan mengkaji permohonan perizinan kompleks dan bangunan Yayasan atau Kampus Bi Ashokal Hajar ini.

Sebelumnya yayasan ini juga pernah didenda sebesar Rp 50 juta karena tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB). (Hironimus Rama)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved