Larangan Mudik

Pemudik yang Balik ke Tangsel akan Diperiksa Menggunakan Rapid Antigen

Polres Tangerang Selatan akan periksa pemudik yang kembali ke Kota Tangerang Selatan dengan tes rapid antigen.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Angga Baghya N
Polres Tangerang Selatan akan periksa pemudik yang kembali ke Kota Tangerang Selatan dengan tes rapid antigen. Keterangan foto: Ilustrasi - Petugas kesehatan melakukan tes usap atau swab test terhadap pegawai KPU di Gedung Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2020). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Meskipun Pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik di liburan Hari Raya Idulfitri 2021, namun tetap terjadi arus mudik di Pulau Jawa.

Terutama dari kawasan Jabodetabek ke provinsi lainnya di Pulau Jawa, dan ke Pulau Sumatra.

Alhasil para pemerintah daerah harus mencari upaya agar virus corona 2 tidak membonceng orang-orang yang balik dari mudik Lebaran.

Satgas Covid-19 sendiri sudah mengeluarkan imbauan kepada kepala daerah, mengarahkan agar bersiap-siap menyambut arus balik pemudik ini dengan menggelar pemeriksaan rapid antigen.

Setidaknya upaya itu diharapkan bisa menyaring orang-orang yang mengandung virus Covid-19, langsung mengisolasinya supaya tidak menular ke orang lain, dan merawatnya sampai sembuh.

Penyekatan di Bitung

Maka, dalam merealisasikan arahan itu, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mendirikan Posko Penyekatan Mudik Lebaran di Gerbang Tol Bitung, Curug, Kabupaten Tangerang.

Namun mereka menyadari bahwa tak tertutup kemungkinan ada sejumlah pemudik yang berhasil lolos dari posko penyekatan tersebut.

Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, mengatakan pihaknya bakal memberlakukan rapid test antigen Covid-19 bagi pemudik yang bakal balik ke kawasan Kota Tangsel.

"Rencana mulai besok atau lusa akan dilaksanakan swab antigen, bagi pengendara atau pemudik yang kembali dari kampung halaman. Pelaksanaan di Pospam Bitung," kata Iman pada Jumat (14/5/2021).

Isolasi

Iman menjelaskan, dalam kegiatan test infeksi covid-19 itu pihaknya bakal menggandeng sejumlah pihak terkait.

"Nakes (Tenaga Kesehatan) yang disiapkan 5 orang dari Dinkes Kabupatem Tangerang, dan Dokkes (Doktor Kesehatan) Polres Tangsel. Untuk personel yang diturunkan pemeriksaan di Bitung sebanyak 45 orang dari Polri, TNI, Dishub, Pol PP, Dinkes," katanya.

Apabila didapati pemudik yang hasil tesnya menyatakan dia positif infeksi covid-19, maka dia bakal isolasi dan menjalani perawatan medis di sejumlah lokasi fasilitas pelayanan kesehatan.

"Harapannya orang yang sudah lolos mudik harus tidak terinfeksi covid-19, atau menjadi carrier. Dan rencananya akan dilakukan isolasi mandiri bagi orang yang positif, dan itu teknisnya nanti dilakukan Pemerintah (Kota Tangsel)," tandas Imam. (Rizki Amana)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved