Idul Fitri

Taman Mini Batasi Jumlah Pengunjung Selama Masa Libur Lebaran 2021 dengan Buka-Tutup

Taman Mini Indonesia Indah akan melakukan pembatasan pengunjung, agar sesuai kuota 30 persen dari kapasitas normal.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/AC Pingkan
Taman Mini Indonesia Indah akan melakukan pembatasan pengunjung, agar sesuai kuota 30 persen dari kapasitas normal. Keterangan foto: Telaga berisi peta Indonesia di Taman Mini Indonesia. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah salah satu destinasi favorit masyarakat Jakarta dan sekitarnya, saat liburan Lebaran.

Karena itu, menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun 2021, yang pastinya akan diikuti masa libur Lebaran, pengelola TMII sudah merancang sebuah prosedur standar operasi libur Lebaran di masa pandemi Covid-19.

Kepala Bagian Humas TMII, Adi Widodo, mengatakan bahwa pihaknya menerapkan pembatasan jumlah pengunjung, yakni hanya 30 persen dari maksimal daya tampung.

“Kalau 30 persen yang diizinkan, selama ini kami gunakan angka 60.000 untuk (jumlah pengunjung) TMII saat padat, maka kurang lebih kita dapat 18.000 per hari dalam satu waktu,” kata Adi, Sabtu (8/5/2021).

Tutup gerbang

Pihaknya, lanjut Adi, akan terus memonitor jumlah pengunjung yang masuk dan yang keluar area TMII, agar jumlah pengunjung di dalam tetap 18.000.

“Apabila di dalam sudah 18.000 terus yang keluar belum ada, nanti akan kami tutup gerbangnya,” sambung Adi lagi.

Pemantauan akan dilakukan oleh petugas di tiga gerbang masuk TMII, yakni di Pintu Gerbang Utama, Pintu Tiga Keong Mas, dan Pintu Empat yang biasa digunakan oleh karyawan.

“Sehingga jangan sampai melebihi yang di dalam, nanti kita menyalahi,” ujar Adi lagi.

Pembatasan jumlah pengunjung ini untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, saat liburan Idul Fitri pada 13-14 Mei 2021.

Langkah itu diambil sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, yang dikhawatirkan bisa terjadi di tempat-tempat umum apabila timbul kerumunan masyarakat dalam jumlah banyak.

Di wahana

Prinsip serupa juga akan diterapkan di wahana dan anjungan yang berada di area TMII, yakni jumlah pengunjung maksimal hanya 30 persen dari total kapasitas.

“Kalau wahana prinsipnya sama, 30 persen dari kapasitas yang diizinkan. Nanti ada pendataan juga di masing-masing wahana. Intinya jangan sampai melebihi,” katanya.

Selain itu, pihak pengelola juga akan selalu mengumumkan jumlah pengunjung TMII saat berlaku pembatasan. Pengumuman itu melalui akun media sosial @tmiiofficial, agar masyarakat yang akan datang bisa membuat rencana.

“Kita harapkan bisa update tiap jam (jumlah) pengunjung TMII berapa. Jadi masyarakat bisa monitor. Di bawah 18.000 kemungkinan TMII masih buka, mendekati angka 18.000 masyarakat bisa antisipasi kita tutup,” kata Adi.

Tak ada panggung hiburan

Selama liburan Idul Fitri itu juga dipastikan tidak ada kegiatan panggung hiburan di TMII, sebagai upaya mencegahan terjadinya kerumunan.

“Jujur, Lebaran kali ini hanya bisa menyiapkan lingkungan dan wahana saja untuk hiburan masyarakat. Takutnya, ada panggung hiburan jadi ciptakan kerumunan, malah bikin masalah,” ujar Adi.

Harga tiket

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved