Wisata Bekasi

Snow World International di Bekasi Sudah Buka Lagi Lho, Pengunjung Harus Bawa Jaket Sendiri

Snow World International di Bekasi dibuka kembali. Demi mencegah penularan Covid-19, calon pengunjung harus membawa jaket sendiri.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Taman hiburan Snow World International di Mall Revo Town, Bekasi, telah dibuka kembali, setelah tutup 14 bulan akibat pandemi Covid-19. Untuk masuk ke ruangan es, pengunjung wajib menaati protokol kesehatan. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Indonesia memang terletak di garis Khatulistiwa, yang menjadikannya negara tropis yang hangat sepanjang tahun.

Namun bukan berarti masyarakat Indonesia tak bisa bermain salju. Menariknya lagi, untuk bermain salju ini tidak perlu pergi ke Pegunungan Jaya Wijaya di Papua sana, apalagi ke luar negeri.

Cukup ke Bekasi saja, tepatnya Mall Revo Town Bekasi, Bekasi Selatan, karena di sana Snow World International, yang menawarkan sensasi musim dingin dengan suhu minus 10 derajat Celsius, sudah dibuka kembali sejak Rabu (28/4/2021).

Pemahat Indonesia

Bukan cuma dingin, pengunjung Snow World Interntional juga bisa melihat patung-patung es.

Karya seni itu memahat bongkahan es yang besar, dan mengubahnya menjadi figurin yang menarik. Untuk tahun ini Snow World International menampilkan tokoh-tokoh Nusantara.

Pemilik Snow World International, Dieng Kartika Sari, menjelaskan bahwa akibat pandemi Covid-19, yang sudah 14 bulan lamanya, pihaknya terpaksa menghentikan aktivitas taman hiburan bertema musim dingin tersebut.

"Dibukanya kembali Snow World International ini diharapkan bisa memanjakan masyarakat Bekasi, yang ingin berwisata sekaligus main wahana es. Dengan harapan perekonomian bisa segera pulih kembali," ujar Dieng pada Jumat (30/4/2021).

Taman hiburan ini terletak di dalam ruangan dengan suhu minus 10 derajat Celsius.

Dalam ruangan itu terdapat 30 patung yang dipahat oleh 7 seniman profesional asal Indonesia.

Jangan ragukan kemampuan mereka, sebab mereka cukup sering mengikuti kompetisi di luar negeri.

"Biasanya pemahat kami datangkan dari China, tapi karena situasi masih pandemi, kami menggunakan jasa pemahat lokal asal Bali yang juga tak kalah profesional," kata Dieng.

Ruangan diatur sedemikian rupa, sehingga suasananya nyaris menyerupai suasana musim dingin di negara-negara sub-tropis.

Diperlukan 2.300 balok es untuk bisa membentuk lingkungan bernuansa salju itu.

Bukan hanya sensasi dingin, pengunjung Snow World International juga bisa melihat patung yang dipahat dari balok es. Keterangan foto: patung es berbentuk seperti penari Bali. Pengunjung bisa berfoto dengan mendekatkan wajahnya ke lubang di bagian muka patung.
Bukan hanya sensasi dingin, pengunjung Snow World International juga bisa melihat patung yang dipahat dari balok es. Keterangan foto: patung es berbentuk seperti penari Bali. Pengunjung bisa berfoto dengan mendekatkan wajahnya ke lubang di bagian muka patung. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Protokol kesehatan

Dieng menyatakan pihaknya telah mengantungi izin dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, sehingga diperbolehkan membuka taman hiburan itu kembali.

Tentu saja mereka menerapkan protokol kesehatan, sebagai salah satu syarat agar memperoleh izin tersebut.

Salah satu protokol kesehatan itu adalah pengunjung harus membawa jaket sendiri, karena pihak Snow World International tak lagi menyediakan jaket seperti dulu.

Alasannya jelas, supaya jangan terjadi penularan Covid-19 dari jaket yang digunakan banyak orang secara bergantian.

"Sejak pandemi, kami tidak meminjamkan jaket. Jadi kami berharap agar bawa jaket yang tebal karena suhu di dalam sampai -10 derajat celsius," kata Dieng.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved