Mafia karantina

Sangat Sulit Mendapatkan Kartu Pass Bandara seperti yang Dimiliki Tersangka Kasus Mafia Karantina,

Untuk memperoleh kartus pass Bandara Soekarno Hatta itu tak mudah, dan ada pemeriksaan keamanan berkali-kali.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa/Angkasa Pura II
Tidak mudah memperoleh kartu akses Bandara Soekarno Hatta, dan harus melalui pemeriksaan keamanan berkali-kali. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Kasus "Mafia Karantina" menjadi hangat karena awalnya si pelaku disebut-sebut sebagai petugas Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Dengan kartu pass (akses) bandara yang dimilikinya, dia bisa meloloskan penumpang yang baru datang dari luar negeri tanpa harus melakukan karantina yang wajib bagi pendatang dari luar negeri.

Belakangan informasi itu dikoreksi bahwa dua pelaku, S dan RW, bukan petugas Bandara Soekarno Hatta, melainkan karyawan dari pihak yang berkepentingan dengan bandara utama di Indonesia itu.

Mereka memang memiliki kartu pass Bandara Soekarno Hatta, yang ternyata disalahgunakan. Demikian kata Ketua Satgas Udara Penanganan Covid-19, Kolonel PAS MA Silaban.

Kartu pass ini memungkikan seseorang untuk masuk dan keluar bandara dengan bebas. Karena itu kartu akses ini tidak hanya dimiliki oleh petugas bandara saja, tetapi orang-orang yang memiliki kepentingan dengan instansi lain di bandara.

Proses yang rumit

Tidak mudah mendapatkan kartu akses bandara tersebut, mengingat bandara mempunyai tingkat keamanan yang lebih tinggi. Prosedurnya panjang untuk menerapkan prinsip kehati-hatian.

Kartu akses bandara ini diterbitkan oleh Kantor Otoritas Bandara Wilayah I di Bandara Soekarno-Hatta, melalui Peraturan Menteri Perhubungan No 33 Tahun 2015 tentang Pengendalian Jalan Masuk atau Acces Control ke Daerah Keamanan Terbatas di Bandara.

Mengingat dengan kartu akses ini pemegangnya bisa masuk ke kawasan terbatas di Bandara Soekarno Hatta, maka syarat untuk mendapatkan kartu ini tidak mudah.

Berikut tahapan pembuatan kartu pass bandara ini:

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved