Wisata otomotif

Potensi Wisata Otomotif Bagus, Industri Otomotif dan Industri Pariwisata Harus Sinergi

Peminat wisata otomotif atau wisata berkendara akan terus bertambah, sehingga sudah waktunya industri otomotif dan industri pariwisata bersinergi.

kemenparekraf.go.id
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengatakan, peminat wisata otomotif atau wisata berkendara akan terus bertambah, sehingga sudah waktunya industri otomotif dan industri pariwisata bersinergi. Keterangan foto: Menparekraf Sandiaga Uno dalam diskusi di ajan IIMS Hybrid 2021 pada Minggu (18/4/2021). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Peminat wisata otomotif akan terus bertambah, sehingga layak menjadi perhatian para pelaku industri otomotif.

Demikian diutarakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam diskusi Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021 dengan tema "Bangkitkan Pariwisata Indonesia Melalui Wisata Berkendara yang Aman, Tertib, Sehat, dan Menyenangkan".

Menurut Sandi, sebagaimana dilansir laman Kemenparekraf, wisata otomotif, atau wisata berkendara, kini menjadi pilihan masyarakat untuk berwisata, terpicu pandemi COVID-19.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan data, yang menunjukkan ada sekitar 77 persen masyarakat Indonesia yang memilih untuk bepergian menggunakan kendaraan pribadi.

"Ini merupakan angka yang sangat besar. Berarti industri otomotif akan terus meningkat dan beradaptasi. Jadi sudah selayaknya pariwisata, ekonomi kreatif, dan otomotif ini bersinergi. Lakukan adaptasi terutama dalam penerapan protokol kesehatan," Sandi.

Potensi wisata otomotif

Secara umum, lanjut Sandi, wisata otomotif adalah kegiatan wisata yang berkaitan erat dengan penggunaan kendaraan bermotor.

Bentuknya bukan sekadar bepergian menuju tempat wisata dengan kendaraan pribadi, melainkan kegiatan seperti touring, penjelajahan menggunakan mobil off road, dan lain sebagainya juga termasuk wisata otomotif.

Wisata otomotif juga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi wisata serta ekonomi kreatif, yang ada di berbagai daerah. Termasuk di lima destinasi super prioritas di Tanah Air.

"Dengan adanya wisata otomotif, saat kita melakukan touring paling tidak kita akan berhenti dan menginap di beberapa spot. Jadi ini yang kita rasa juga mampu untuk mendorong perekonomian di daerah," kata Sandiaga.

Karena itu pihaknya juga mendorong penguatan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) yang ketat dan disiplin dalam pelaksanaan wisata otomotif.

Perlu protokol kesehatan

Sandiaga menilai, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, angka penyebaran COVID-19 akan lebih terkendali.

"Angka penyebaran Covid-19 yang terkendali menjadi kunci dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," tandasnya.

Dalam diskusi tersebut, Sandiaga didampingi oleh Direktur Promosi Minat Khusus Kemenparekraf/Baparekraf, Adella Raung; Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, Agustini Rahayu; Komisaris Perhimpunan Wisata Otomotif Indonesia, Laja Lapian; dan Project Director IIMS 2021, Hendra Noor Saleh. (*)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved