Pameran

Kesuksesan IIMS Hybrid 2021 akan Membuka Peluang Kebangkitan Industri MICE

Kesuksesan protokol kesehatan IIMS Hybrid 2021 akan membuka peluang kebangkitan industri MICE di Indonesia.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribunnews/Irwan Rismawan
IIMS Hybrid 2021 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, bisa menjadi destinasi wisata alternatif pada pekan ini. Keterangan foto: Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 yang digelar secara daring (online) dan dikunjungi secara langsung itu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat bagi pengunjung yang berlangsung 15-25 April 2021. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Industri Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) langsung terpuruk begitu wabah Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi pada tahun lalu.

Maklum saja, sifat dasar industri MICE adalah mengumpulkan banyak orang dalam satu tempat, yang ternyata merupakan kebalikan 180 derajat dari protokol kesehatan di masa Covid-19.

Meski selama tahun kemarin kegiatan pameran dilakukan secara daring (online), namun tetap belum memuaskan semua pihak yang berkepentingan.

Selama setahun ini, para pelaku industri MICE mencari cara agar bisa menggelar pameran secara fisikal seperti masa sebelum pandemi, namun tetap aman dari penularan Covid-19.

Jalan sulit

Pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021, yang diselenggarakan PT Dyandra Promosindo, menjadi semacam uji coba dari protokol yang telah lama digodok itu.

Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh, mengatakan bahwa protokol kegiatan pameran itu harus mendapat persetujuan dari semua lembaga otoritas yang berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19 ini, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mabes Polri dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Dan perjalanan mendapatkan izin dari para regulator itu tidak mudah, karena protokol itu harus benar-benar aman dalam hal penyebaran penyakit.

Salah satu yang sangat ditekankan dalam protokol itu adalah pembatasan jumlah pengunjung pameran.

"Maksimum pengunjung adalah 25 persen dari kapasitas normal. Namun jangan khawatir, karena meskipun 25 persen ada tiga lapisan untuk menyaring agar benar-benar sesuai protokol kesehatan, dan jumlah pengunjung tidak akan melebihi kapasitas," kata Hendra, yang akrab disapa KoHen saat konferensi pers IIMS Hybrid 2021 pada Jumat (9/4/2021).

Check-in check-out

Dyandra akan menerapkan tiga cara untuk memaksimalkan protokol kesehatan di arena pameran.

Pertama, apabila hari itu ditentukan batas maksimal pengunjung adalah 2.500, maka pengunjung dengan nomer tiket 2.501 diinformasikan agar datang di hari berikutnya.

Kedua, ketika pengunjung sudah masuk ke ruangan pameran, mereka tidak bisa langsung masuk ke booth yang diminati karena ada pembatasan lagi di area booth.

"Misalnya Toyota dengan luas (booth) 1.000 m maksimal, itu ada di angka 300 pengunjung. Akan ada sistem check-in dan check-out, sehingga kita akan tahu berapa jumlah pengunjung yang masih ada di booth tersebut," kata KoHen menjelaskan.

Tak hanya di booth, seluruh pengunjung di area pameran IIMS Hybrid 2021 juga akan dipantau dan dikontrol untuk menjaga penerapan protokol kesehatan.

"Seluruh pengunjung di arena pameran IIMS menjadi tanggung jawab kami untuk menerapkan protokol kesehatan," lanjut KoHen.

Membuka peluang

Hal ini memang lebih merepotkan karena harus dibuat secara detail, dan disiplin dalam melaksanakannya.
Namun bila IIMS Hybrid 2021 berjalan sukses, dalam arti tak menjadi klaster Covid-19, maka akan menjadi "cahaya cerah di ujung terowongan" bagi industri MICE.

"Kami berharap penyelenggaraan acara ini dapat membuka peluang bagi industri MICE dan Event Organizer lainnya, agar mendapatkan kesempatan menyelenggarakan acara yang dimiliki dan terus berkarya menyesuaikan aturan new normal," tandas KoHen. (Lita Febri)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved