Wisata Bogor

Untuk Kembangkan Pariwisata di Bogor Timur, Pemkab Bogor Bangun Jalur Puncak 2

Pemkab Bogor akan serius mengembangkan Kawasan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, sebagai destinasi wisata.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/Hironimus Rama
Curug Golek adalah salah satu air terjun di Desa Sukamakmur, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, yang tengah dikembangkan sebagai objek wisata. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, kian populer sebagai destinasi wisata alam masyarakat Jabodetabek, berkat sejumlah air terjun yang dikelilingi pemandangan indah.

Meskipun jalan menuju kawasan itu cukup sulit, karena kecil dan menanjak cukup curam, namun hal itu tak menjadi halangan bagi para pengunjung.

Kabar baiknya, tak lama lagi jalan menuju Sukamakmur akan menjadi lebih baik dari sekarang, sebab Pemerintah Kabupaten Bogor sedang memperbaiki infrastruktur jalan di kawasan itu.

Nantinya jalan itu akan disebut jalur poros timur tengah atau jalur Puncak 2, yang membentang dari Kecamatan Babakan Madang hingga Cileungsi di Bogor Timur.

Rencana induk kepariwisataan

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sepanjang jalur ini, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor mulai mengembangkan pariwisata di wilayah Bogor Timur.

“Tahun 2021 ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor sedang memprioritaskan pengembangan wisata di wilayah Bogor Timur,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, Selasa (13/4/2021).

Langkah ini sesuai dengan Rencana Induk Kepariwisataan Kabupaten Bogor.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti. (Warta Kota/Hironimus Rama)

Kerja sama Perhutani

Salah satu wilayah yang ingin dikembangkan di Bogor Timur adalah Kecamatan Sukamakmur.

“Wisata di Kecamatan Sukamakmur dikembangkan dalam kerja sama dengan Perhutani,” kata Titi.

Menurut dia, potensi wisata di Bogor Timur sagat bagus, mulai dari curug atau air terjun, hingga tempat penangkaran rusa di Cariu.

Mely Kamelia, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, menambahkan bahwa Bogor memang kaya akan obyek wisata.

Meskipun demikian, Pemkab Bogor harus kerja sama dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan.

“Kita kerja sama dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Taman Nasional Gunung Gede Pangarango, BKSDA, hingga PTPN,” kata Mely.

Menurut Mely, kawasan wisata Puncak saat ini sudah menjadi destinasi favorit para wisatawan, meskipun tanpa sentuhan.

Karena itu perhatian Pemkab Bogor bergeser ke pengembangan wisata di Bogor Timur, yang akan diintegrasikan dengan pengembangan Poros Timur Tengah atau Jalur Puncak 2.

“Kita juga akan membangun wisata religi, dengan membangun miniatur Madinah Mekah di Sukamakmur,” tandasnya. (Hironimus Rama)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved