Larangan Mudik

Layanan Feri ASDP Tetap Beroperasi pada 6 - 17 Mei 2021 untuk Layani Angkutan Logistik

PT ASDP tetap beroperasi selama masa Larangan Mudik Lebaran 2021 pada 6 - 17 Mei 2021, untuk melayani angkutan logistik.

Instagram/asdp191
PT ASDP akan tetap beroperasi selama masa Larangan Mudik Lebaran 2021 pada 6 - 17 Mei 2021, untuk melayani angkutan logistik dan masyarakat yang mendapat pengecualian mudik. 

WARTA KOTA TRAVEL -- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan akan tetap beroperasi selama periode larangan Mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021 berlangsung.

Hanya saja, penumpang yang akan mudik atau berlibur tidak diperbolehkan naik ke kapal. Jadi sebaiknya jangan berencana coba-coba ya.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi, menjelaskan bahwa layanan di pelabuhan penyeberangan tetap beroperasi sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No 13 Tahun 2021.

Menurut Ira, pihaknya akan tetap melayani masyarakat yang dikecualikan dalam larangan Mudik Lebaran 2021 itu.

Selain itu, ASDP juga masih akan melayani angkutan logistik di pelabuhan penyeberangan.

"Kami tetap akan melayani angkutan logistik di pelabuhan penyeberangan, karena pemerintah memberikan arahan agar angkutan logistik tetap berjalan lancar untuk pasokan daerah," ujar Ira dalam keterangan pers, Jumat (9/4/2021).

Surat dinas

Selain menyediakan layanan untuk kelancaran logistik, Ira juga menjelaskan pengecualian diberlakukan bagi penumpang yang memenuhi kriteria khusus, seperti melakukan perjalanan dinas, bekerja, atau kondisi mendesak seperti melahirkan dan kondisi sakit.

"Masyarakat dengan kepentingan tertentu, seperti yang bekerja atau perjalanan dinas untuk aparatur sipil negara, pegawai BUMN, pegawai BUMD, Polri, TNI, pegawai swasta, harus dilengkapi dengan surat tugas dengan tanda tangan basah dan cap basah dari pimpinannya," kata Ira.

Ada pengecualian pula, lanjut Ira, bagi kendaraan kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara, kendaraan dinas operasional, bernomor polisi dinas, TNI, Polri dan kendaraan dinas operasional petugas jalan tol, kendaraan pemadam kebakaran, ambulans dan mobil jenazah.

Dalam mendukung kelancaran larangan Mudik Lebaran 2021, Ira mengutarakan bahwa bekerja sama dengan TNI, Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan di daerah, dalam mengawasi kendaraan bermotor umum dan kendaraan bermotor perseorangan.

"Selain itu juga akan ada penyekatan yang dilakukan di 333 titik akses utama keluar dan masuk jalan tol dan non-tol, terminal angkutan penumpang, pelabuhan sungai, danau, dan penyeberangan," tandasnya. (*/Hari Darmawan)

Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved