Larangan Mudik

Inilah Titik Penyekatan Pemudik Nekat di Wilayah Bekasi dan Banten

Polisi telah memetakan pos pemeriksaan dan penyekatan di wilayah Jabodetabek, untuk mencegah pemudik nekat.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Warta Kota/ Mohamad Yusuf
Polisi telah memetakan pos pemeriksaan dan penyekatan di wilayah Jabodetabek, untuk mencegah pemudik nekat. Keterangan foto: PT Jasa Marga mencatat bahwa pada H-4 (1/6/2019) kemarin, lalulintas pemudik yang melintas di GT Cikampek Utama (Cikatama) tercatat 87.758 kendaraan meninggalkan Jakarta. Antrean kendaraan di GT Cikatama diambil MInggu (2/6/2019). 

WARTA KOTA TRAVEL -- Pemerintah Republik Indonesia (RI) telah memutuskan melarang warga perkotaan melakukan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442H, atau tahun 2021.

Keputusan ini memang membuat banyak orang sebal, sebab tahun lalu pun masyarakat dilarang mudik pada Hari Raya Idul Fitri.

Bila Anda berpikir akan nekat mudik menggunakan kendaraan pribadi, sebaiknya dipikir-pikir lagi deh.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan menyatakan telah menyiapkan 10 titik pemeriksaan dan penyekatan di wilayah Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan menyatakan telah menyiapkan 10 titik pemeriksaan dan penyekatan di wilayah Bekasi. (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Pasalnya Pemerintah sudah belajar dari pengalaman tahun lalu, sehingga tahun ini akan banyak pos penyekatan untuk mencegah pemudik nekat itu.

Siaran pers Kemenhub menyebutkan mereka sudah memetakan 333 titik penyekatan di seluruh Indonesia.

Penyekatan di Jatabek

Kebijakan yang diumukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, ini kemudian diperkuat oleh Stagas Covid-19 dalam bentuk Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021.

Salah satu yang disebutkan dalam regulasi itu adalah pembatasan mobilitas masuk pendatang lintas kota atau daerah, dengan melakukan skrining dokumen Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

Aturan itu kemudian dilaksanakan dalam bentuk pos penyekatan dan pemeriksaan, yang dilakukan oleh pihak kepolisian, terutama untuk warga yang bepergian menggunakan kendaraan pribadi.

Untuk wilayah Jabodetabek, penyekatan akan dilakukan oleh Polda Metro Jaya di beberapa titik keluar wilayah ke arah timur.

Sementara pos penyekatan di titik keluar ke arah barat, atau Sumatra, dilakukan oleh Polda Banten, dan yang ke arah selatan dilakukan oleh Polda Jawa Barat.

Timur

Penyekatan pelaku perjalanan ke arah timur akan dilaksanakan oleh Polres Metro Bekasi pada 6-17 Mei 2021 di wilayah Kabupaten Bekasi.

Polres Metro Bekasi telah memetakan 10 titik penyekatan pemudik, dan titik-titik itu akan dijaga ketat selama 24 jam.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, mengatakan penyekatan itu dilakukan sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 selama bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah.

"Sesuai aturan itu tentu kami akan menjalankannya, petugas akan menjaga ketat selama 24 jam di 10 titik tersebut," kata Hendra di Komplek Pemda Kabupaten Bekasi pada Jumat (9/4/2021).

Adapun 10 titik penyekatan pemudik adalah:

- Jalan Tol Jakarta - Cikampek: Gerbang Tol (GT) Cikarang Pusat, GT Cibatu, GT Cikarang Barat, GT Tambun.

- Jalan arteri Pantura: Kedungwaringin (perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang), Cibarusah (perbatasan Kabupaten Bekasi-Kabupaten Bogor).

- Jalan alternatif: Pebayuran (perbatasan utara Kabupaten Bekasi-Karawang) dan Cipayung Kalimalang (perbatasan selatan Kabupaten Bekasi-Karawang).

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved