Ramadan

Tahun ini Boleh Gelar Bukber, tapi Ikuti Aturannya ya

Pemerintah memperbolehkan masyarakat menggelar acara Bukber, asal mengikuti aturan yang ada.

Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
Pexels.com/Naim Benjelloun
Pemerintah memperbolehkan masyarakat menggelar acara Bukber, asal mengikuti aturan yang ada. Keterangan foto: Ilustrasi. 

WARTA KOTA TRAVEL --- Bulan Suci Ramadan sebentar lagi tiba, di mana umat Muslim menjalankan ibadah Puasa selama sebulan itu.

Salah satu tradisi Ramadan yang cukup ditunggu-tunggu di masyarakat Indonesia adalah buka puasa bersama, yang kondang disebut sebagai Bukber.

Wajar saja, acara ini bukan sekadar buka puasa bersama-sama melainkan sudah menjadi ajang reuni atau kumpul-kumpul komunitas.

Setelah tahun 2020 masyarakat tak bisa menggelar Bukber karena pandemi Covid-19 sedang ganas-ganasnya, tahun ini Pemerintah telah melonggarkan beberapa aturan, sehingga Bukber boleh digelar oleh masyarakat.

Hanya saja tetap harus ada aturan yang ditaati saat menggelar Bukber itu, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran dari Kementerian Agama Nomor SE.03 Tahun 2021.

Surat edaran itu merupakan Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442H, yang memberikan acuan kepada masyarakat luas, tak terkecuali instansi pemerintah dan pengurus rumah ibadah dalam menjalani ibadah selama Bulan Suci Ramadan dengan nyaman dan tenang, karena sesuai protokol kesehatan.

Di poin ketiga surat edaran tersebut menyatakan bahwa kegiatan Buka Puasa Bersama boleh dilaksanakan oleh masyarakat.

Kapasitas pengunjung

Namun jumlah peserta yang hadir dalam acara Bukber itu tak boleh melebihi 50 persen kapasitas ruangan.

Selain itu penyelenggara Bukber harus memastikan bahwa tak terjadi kerumunan pada saat acara berlangsung.

Sepertinya, dengan aturan itu acara Bukber bisa jadi tidak seru karena tidak bisa foto-foto saling berdekatan.

Namun apa boleh buat, karena aturan itu untuk mencegah penyebaran virus corona 2. Jangan sampai gara-gara foto-foto di acara Bukber malah tidak bisa ikut Lebaran gara-gara tertular Covid-19.

Selain mengatur soal Bukber, SE dari Kementerian Agama itu juga mengatur kegiatan lainnya di bulan Ramadan, seperti salat tarawih, peringatan Nuzulul Qur'an, dan pelaksanaan Salat Idul Fitri.

Disebutkan pula soal vaksinasi Covid-19 yang boleh dilakukan saat bulan Ramadan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved