Ibadah Haji

Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Siapkan Enam Skenario Ibadah Haji 1442H

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah telah menyiapkan 6 skenario pelaksanaan Ibadah Haji 1442H atau tahun 2021.

Twitter/HajMinistry
Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah telah menyiapkan 6 skenario pelaksanaan Ibadah Haji 1441H atau tahun 2021. Keterangan foto: Suasana Tawaf pada Ibadah Haji 1440 Hijriah atau tahun 2020. Pandemi Covid-19 membuat Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membatasi jumlah jemaah Ibadah Haji. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Pandemi Covid-19 mengganggu pelakanaan Ibadah Haji 2020, sehingga ibadah tersebut tak bisa dihadiri jemaah internasional.

Tahun ini pelaksanaan ibadah haji juga masih belum jelas, menunggu keputusan dari Kerajaan Arab Saudi.

Sebagaimana dilansir laman Kementerian Agama, Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ramadhan Harisman, mengatakan pihaknya telah menyiapkan skenario penyelenggaraan haji 1442H/2021M.

Enam skenario

Ada enam skenario berbasis kuota yang telah disiapkan tim manajemen krisis, yang dibentuk Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, pada akhir Desember 2020.

"Tim krisis telah menyusun skenario untuk kuota 100 persen, 50 persen, 30 persen, 20 persen, 10 persen, dan 5 persen," kata Ramadhan di hadapan peserta Mudzakarah Perhajian Indonesia di Bekasi, Selasa (30/3/2021).

Mudzkarah ini mengangkat tema "Mitigasi Haji di Masa Pandemi".

Menurut Ramadhan, selain kuota, skenario juga dibuat berbasis penerapan protokol kesehatan (prokes). Artinya, masing-masing skenario kuota dibuat dalam skema penerapan prokes dan tanpa penerapan prokes.

"Skenario yang disiapkan juga mempertimbangkan adanya pembatasan rentang usia dan tanpa pembatasan rentang usia," tambahnya.

Pengaruh ke biaya

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved