Hotel Santika Premiere Bintaro Berpartisipasi dalam Konservasi Hiu dan Dugong Lewat WWF Indonesia

Hotel Santika Premiere Bintaro berkontribusi dalam konservasi hiu dan dugong di Indonesia, dengan menyalurkan bantuan lewat WWF Indonesia.

Istimewa/Istockphoto.com-WWF
Dugong, mamalia laut yang merupakan salah satu keaneka ragaman hayati Indonesia. Dugong adalah satwa dilindungi menurut undang-undang yang berlaku di Indonesia. Keterangan foto: Ilustrasi dugong. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Salah satu faktor pendukung dalam industri pariwisata adalah lingkungan alam yang terjaga lestari.

Apalagi bila sebuah destinasi wisata itu memiliki flora dan fauna khas dan menarik, sehingga banyak orang ingin datang untuk melihatnya. Misalnya panda yang merupakan fauna khas Tiongkok.

Indonesia juga memiliki flora dan fauna khas. Apalagi sebagai negara kepulauan, keaneka ragaman hayati Indonesia tidak terbatas di daratan saja.

Hotel Santika Premiere Bintaro mendukung konservasi ikan hiu dan dugong, dengan berdonasi Rp 100 juta melalui World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia. Keterangan foto: Seremoni penyerahan donasi dari GM Santika Premiere Bintaro, Ali Syukron, kepada WWF Indonesia.
Hotel Santika Premiere Bintaro mendukung konservasi ikan hiu dan dugong, dengan berdonasi Rp 100 juta melalui World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia. Keterangan foto: Seremoni penyerahan donasi dari GM Santika Premiere Bintaro, Ali Syukron, kepada WWF Indonesia. (Istimewa/Santika Premiere Bintaro)

Dan tak bisa dipungkiri, keaneka ragaman hayati di laut-laut Indonesia menjadi salah satu daya tarik wisata negara ini. Karena itu wajib dilindungi keberadaannya, terutama oleh para pemangku kepentingan di destinasi wisata itu.

#SOSHARKS

Pemahaman inilah yang melatar belakangi dukungan Hotel Santika Premiere Bintaro terhadap konservasi hiu dan dugong yang dilakukan World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia.

Bentuk dukungan itu adalah donasi sebesar Rp 100 juta, yang secara simbolis diserahkan oleh General Manager (GM) Santika Premiere Bintaro, Ali Syukron, kepada Ade Swargo Mulyo sebagai Advisor for Yayasan WWF Indonesia.

Acara penyerahan donasi tersebut, yang disimbolkan dalam bentuk plakat, berlangsung pada Jumat (26/3), dan dihadiri oleh Amadea R Hardigaloeh sebagai Corporate & Philanthrophy Fundraising Team Leader, dan Hikmat Cut Ramadhana sebagai program Marine & Fisheries.

Sebagai balasan, Pihak dari WWF memberikan sertifikat, dan sebuah benda kenang-kenangan berupa Tiger Papier Mache limited editions, yang hanya ada 35 buah di seluruh Indonesia.

“Tindakan sederhana dapat memberikan dampak yang besar. Di tengah hiruk pikuk berita sosial dan politik di media sosial maupun media umum, kami ingin menyuarakan kelangsungan hidup satwa Indonesia yang hampir punah, lewat kampanye #SOSHARKS yang berupaya mendorong pelestarian populasi hiu secara konsisten dalam jangka panjang dan berkelanjutan. Termasuk dalam bentuuk yang sudah dilakukan adalah hotel kami, yakni tidak menggunakan bahan sirip hiu dalam segala jenis menu yang disajikan," kata Ali Syukron, dalam keterangan pers yang dibaikan kepada Warta Kota.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: AC Pinkan Ulaan
Editor: AC Pinkan Ulaan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved