GeNose C19

GeNose C19 akan Hadir di Empat Bandara ini Mulai 1 April 2021

Mulai 1 April 2021, layanan pemeriksaan GeNose C19 diterapkan di empat bandara ini.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribunnews/Irwan Rismawan
Mulai 1 April 2021, layanan pemeriksaan GeNose C19 diterapkan di empat bandara. Keterangan foto: Petugas Dinas Perhubungan mengembuskan nafasnya pada kantong nafas, untuk dites dengan GeNose C19 di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Minggu (24/1/2021). 

Faik menambahkan, simulasi yang dilakukan di Bandara YIA hari ini hanya tidak melibatkan penumpang, karena hanya melibatkan komunitas bandara, mulai dari pegawai maskapai penerbangan hingga layanan darat (ground handling).

"Dalam simulasi ini kami menyediakan tiga unit mesin tes serta 300 kantong GeNose C19. Kemudian kami juga menyediakan lima bilik pemeriksaan, ruang isolasi, dan dua bilik pengambilan hasil tes," kata Faik dalam keterangan pers.

Faik juga menjelaskan, dalam simulasi ini pihaknya menguji coba pengaturan antrean dan proses pemeriksaan yang akan diterapkan.

Proses pemeriksaan

Berikut prosedur dan alur pemeriksaan GeNose C19 yang dilakukan di Bandara YIA:

1. Calon penumpang menuju tempat pendaftaran untuk mengambil nomor antrean. Pendaftaran dapat dilakukan secara manual dan melalui aplikasi.

2. Kemudian calon penumpang melakukan pembayaran di tempat pembayaran yang terpisah dari tempat pendaftaran.

3. Setelah membayar, calon penumpang memberikan sampel napas di bilik yang telah disediakan sesuai dengan nomor urut yang dimiliki.

4. Selanjutnya calon penumpang menyerahkan kantong udara kepada petugas.

5. Petugas operator GeNose C19 lalu melakukan pemeriksaan menggunakan alat deteksi.

6. Pada saat menunggu hasil tes GeNose C10-nya, calon penumpang menunggu di ruang tunggu pengambilan.

7. Petugas akan memanggil berdasarkan nomor urut dan identitas calon penumpang, untuk memberikan hasil tes.

8. Jika hasil tes GeNose positif, maka petugas akan memberikan konsultasi, informasi, dan edukasi terkait hasil pemeriksaan, dan menyarankan penumpang untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

Petugas juga akan memberikan surat rujukan atau surat keterangan hasil pemeriksaan untuk dilaporkan calon penumpang ke puskesmas sesuai domisilinya. Kemudian calon penumpang diarahkan untuk meninggalkan bandara dengan tetap melakukan protokol kesehatan 3M dengan benar.

9. Apabila hasil tes negatif, calon penumpang dapat melanjutkan proses keberangkatan, dengan menunjukkan hasil GeNose C19 kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk divalidasi.

Selain itu calon penumpang juga menunjukkan hasil GeNose C-19 yang sudah divalidasi ke petugas maskapai saat proses check-in dan boarding. (*/Hari Darmawan)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved