Air Asia Terhimpit Pandemi, Lakukan Diversifikasi Usaha dengan Taksi Udara dan Kurir Drone

Karena bisnis penerbangan sedang lesu, Air Asia melakukan diversifikasi udara dembuat unit usaha taksi online, taksi udara, dan kurir drone.

Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Karena bisnis penerbangan sedang lesu, Air Asia melakukan diversifikasi udara dembuat unit usaha taksi online, taksi udara, dan kurir drone. Keterngan foto: Seragam baru Air Asia Filipina menyerupai hazmat suit. Seragam ini memang diperuntukkan untuk bertugas di masa pandemi. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Jangan heran bila tahun depan melihat banyak drone bersliweran di langit Kuala Lumpur, Malaysia.

Pemandangan seperti di film-film science-fiction itu akan jadi kenyataan bila Air Asia sukses dalam uji coba layanan jasa pengiriman barang menggunakan drone.

Layanan ini merupakan salah satu inovasi yang dilakukan Air Asia, dalam upaya bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Inovasi memang harus dilakukan sebuah maskapai penerbangan bertahan di masa pandemi Covid-19 ini.

Bahkan inovasinya pun harus yang progresif, karena pandemi ini benar-benar membuat bisnis penerbangan berhenti.

Taksi udara

Dalam waktu dekat, maskapai penerbangan asal Malaysia ini meluncurkan layanan yang tak terpikirkan di zaman sebelum pandemi Covid-19.

Selain layanan kurir barang dengan drone, Air Asia, yang terkenal dengan gimik "Now, Everyone Can Fly", itu juga bakal meluncurkan layanan taksi udara .

Tentu diversifikasi usaha ini adalah bentuk upaya perusahaan besutan Anthony Fernandes ini bertahan di tengah pandemi virus Covid-19.

Sebagai Chief Executive Officer (CEO) Air Asia, Tony, begitu dia membahasakan dirinya kepada para penumpang, mengatakan bahwa langkah itu adalah upaya diversifikasi grup Air Asia.

Sumber: Tribunnews

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved