Burhanudin: Lido Bisa Menjadi Destinasi Wisata Edukasi Alam dan Budaya Jawa Barat

Pemerintah Kabupaten Bogor berniat mengembangkan Lido sebagai destinasi wisata edukasi alam dan budaya Jawa Barat.

Warta Kota/Hironimus Rama
Burhanudin, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, melihat Lido dapat destinasi wisata edukasi mengenai flora dan fauna Jawa Barat, khususnya endemik Gunung Pangrango dan Gunung Salak. 

WARTA KOTA TRAVEL -- Wilayah Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh Kementerian Ekonomi Republik Indonesia (RI).

Penetapan ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, karena akan menjadi pemicu kebangkitan wilayah Bogor Selatan.

Bahkan menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin, Pemkab Bogor sudah memproyeksikan kawasan Lido sebagai destinasi wisata edukasi.

"Pengembangan Lido ini bisa menjadi pusat bangkitan Bogor Selatan. Apalagi kawasan Lido sangat indah diapit oleh dua Gunung Pangrango dan Salak,” ujarnya.

“Nantinya wisata edukasi, rekreasi, dan konservasi ada di situ. Bila perlu kawasan Gunung Pangrango menjadi kawasan konservasi flora dan fauna khas Jabar," tambah Burhanudin.

Pusat konservasi alam

Wilayah Cigombong memang sudah menjadi lokasi Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol (PPKB), tempat di mana masyarakat bisa belajar cara menjaga kelestarian  alam di sekitar kita.

Di sini pengunjung bisa berjalan menyusuri canopy trail, yakni berjalan di antara pucuk pepohonan. 

Tempat ini juga menjadi salah satu lokasi pemantauan satwa endemik Gunung Gede dan Gunung Pangrango yang terancam punah, yakni Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas), Owa Jawa (Hylobates moloch), dan Elang Jawa (Nisaetus bartelsi)

Jabar Land

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: AC Pinkan Ulaan
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved